DENPASAR – Memasuki hari kelima pasca banjir bandang yang melanda Kota Denpasar dan sekitarnya, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar terus bergerak melakukan aksi tanggap darurat.
Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, S.H., M.Sc., M.Tr. Hanla, turun langsung memimpin prajuritnya bersama anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari untuk membantu proses pemulihan dan pembersihan wilayah terdampak.
Fokus utama kegiatan ini berada di kawasan padat penduduk yang sebelumnya terendam banjir, seperti Pasar Badung, Pasar Kumbasari, serta bantaran Tukad Badung. Prajurit TNI AL bersama relawan muda dari Saka Bahari terlihat bekerja sama membersihkan lumpur, mengangkut puing-puing, hingga membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dipakai.
“Ini bagian dari tugas kemanusiaan. TNI AL tidak hanya menjaga lautan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” tegas Danlanal Denpasar, Senin (15/9/2025).
Selain pembersihan, Tim SAR Lanal Denpasar juga terus melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Sungai Tukad Badung menggunakan perahu karet dan peralatan pendukung lainnya.
Upaya ini dilakukan bersama unsur SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Proses pencarian difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
Menurut Danlanal, langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan agar jajaran TNI AL selalu siaga dan tanggap dalam merespons bencana di wilayah mana pun.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran TNI AL bukan hanya dalam menjaga pertahanan laut, tetapi juga dalam membantu mereka bangkit dari bencana,” ungkap Danlanal.
Aksi tanggap darurat ini juga menjadi wujud semangat gotong royong antara TNI AL, relawan, dan warga Denpasar dalam mempercepat pemulihan pasca banjir bandang.
Penulis : lazir
Editor : ameri













