JAKARTA – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) memperkuat komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan senilai Rp110 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada lima institusi pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga Juli 2026 itu menyasar sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Cawang, Cibubur, Bekasi, Kota Tangerang, dan Kabupaten Bandung Barat. Langkah tersebut menjadi wujud kepedulian Jasa Marga terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak bagi anak-anak Indonesia.
Melalui program TJSL di bidang pendidikan, JMT menyalurkan berbagai bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Bantuan tersebut mencakup penyediaan sarana belajar, perangkat teknologi pendidikan, perlengkapan olahraga dan bermain, hingga material renovasi bangunan sekolah agar proses belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan efektif.
Lima institusi pendidikan yang menerima bantuan tersebut yakni TK Islam Nurul Hasanah di Jakarta Timur, SD Negeri 5 Cibubur, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Furqon di Bekasi, TPQ Dzikrul Haq di Kota Tangerang, serta SDN Situbolang di Kabupaten Bandung Barat.
Beragam fasilitas pendidikan yang disalurkan antara lain meja dan kursi belajar, komputer, laptop, Smart TV, printer, sound system, pendingin ruangan (AC), perlengkapan olahraga, alat peraga edukasi, permainan edukatif, hingga material renovasi sekolah. Seluruh bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan belajar sekaligus menunjang kualitas pembelajaran bagi para siswa.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus memperluas kontribusi sosial, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di sekitar wilayah operasional Jasa Marga.
“Hari Anak Nasional mengingatkan kita bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dengan fasilitas belajar yang memadai. Karena itu, Jasa Marga melalui Program TJSL terus berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi sekolah-sekolah agar anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Widiyatmiko, Jumat (24/7/2026).
Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, penyediaan fasilitas belajar yang memadai akan membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka secara optimal.
“Anak-anak adalah aset berharga bangsa sekaligus generasi penerus yang akan menentukan masa depan Indonesia. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing,” katanya.
Widiyatmiko menegaskan JMT akan terus menjalankan berbagai program TJSL secara berkelanjutan, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga kesehatan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dan kepedulian yang berkelanjutan, kami ingin tumbuh bersama masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui rangkaian program tersebut, Jasamarga Metropolitan Tollroad berharap semangat Hari Anak Nasional 2026 tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya investasi pada kualitas pendidikan anak sebagai fondasi menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.
Penulis : amanda az
Editor : ameri






