Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Tetap

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Pertamina (dok.ist)

SPBU Pertamina (dok.ist)

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan berlaku untuk produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95), sementara harga BBM bersubsidi Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.

Dalam penyesuaian terbaru tersebut, harga Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa keputusan penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator dan mengacu pada mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari penerapan tata kelola energi yang bertujuan menjaga keberlanjutan pasokan dan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/6/2026).

Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen menjaga ketersediaan serta kualitas produk BBM di seluruh Indonesia meski terjadi penyesuaian harga.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” katanya.

Di sisi lain, Pertamina memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter.

“Dalam pelaksanaan tugas penyaluran BBM bersubsidi, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan,” ujar Roberth.

Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter (tetap)
Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter, naik dari Rp12.300 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter, naik dari Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter (tetap)
Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter (tetap)
Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter (tetap)

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green menjadi penyesuaian terbaru yang dilakukan Pertamina di tengah dinamika harga energi global, sementara pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru

Berita Terbaru