Hardius Karo-Karo: ATR/BPN Sedang Bekerja, Jangan Biarkan Isu Liar Merajalela

- Penulis

Minggu, 9 Februari 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardius Karo-Karo. (dok.pribadi)

Hardius Karo-Karo. (dok.pribadi)

JAKARTA – Aktifis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jakarta, Hardius Karo-Karo, meminta masyarakat untuk tidak berasumsi liar terkait kebakaran yang terjadi di Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Menurut Hardius Karo-Karo, kementerian tersebut pasti bekerja maksimal dalam menangani peristiwa ini dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Kami percaya bahwa Kementerian ATR/BPN akan bersikap transparan dalam mengungkap penyebab kebakaran serta melakukan langkah-langkah terbaik untuk memulihkan data dan dokumen yang terdampak. Jangan sampai peristiwa ini menjadi bahan spekulasi yang justru memperkeruh keadaan,” ujar Hardius Karo-Karo, Minggu (9/2/2025).

Lebih lanjut, Hardius Karo-Karo mengapresiasi kinerja ATR/BPN dalam menangani berbagai kasus pertanahan yang tengah menjadi perhatian publik, seperti kasus Pagar Laut dan penggusuran rumah di Setia Mekar.

Menurutnya, kementerian tersebut telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan transparan.

Selain itu, Hardius Karo-Karo mendorong pemerintah untuk meningkatkan sistem proteksi kebakaran di seluruh gedung pemerintahan.

Langkah mitigasi kebakaran, digitalisasi dokumen, dan penguatan keamanan data harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak mengganggu pelayanan publik di masa mendatang.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, telah berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran dan pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan gedung.

“Saya akan terus mengawal perkembangan ini dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian utama,” tutup Hardius Karo-Karo. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru