Gempa Sukabumi di Barat Kabupaten Bogor Merusak 121 Rumah

- Penulis

Kamis, 14 Desember 2023 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Kabupaten Bogor melakukan asesmen pasca gempa M4,6 yang mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. (BNPB)

BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Kabupaten Bogor melakukan asesmen pasca gempa M4,6 yang mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. (BNPB)

RENTAK.ID – Kerusakan bangunan akibat gempa Sukabumi di barat Kabupaten Bogor semakin meluas. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), total 121 rumah di 4 Kecamatan di Kabupaten Bogor tercatat mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Kapala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menyebut, di Kecamatan Pamijahan, dampak dari gempa Sukabumi dengan kekuatan 4,6 magnitudo terasa di 15 kampung yang tersebar di 4 Desa.

Terdapat 4 Desa tersebut adalah Desa Cibunian, Dewa Purwabakti, Desa Pamijahan dan Desa Cibitung kulon.

Di Desa Cibunian sendiri tercatat ada ada 52 jiwa terdampak dengan total kerusakan 26 rumah rusak ringan dan 6 rumah lainnya rusak sedang.

Sedangkan untuk di Desa Purwabakti, total warga yang terdampak mencapai 282 jiwa, dengan total 48 rumah mengalami rusak ringan, 5 rusak sedang dan 10 rumah lainnya terdampak.

“Di Desa Pamijahan, ada 1 rumah yang diisi oleh 1KK/3 jiwa mengalami rusak ringan dan di Desa Cibitung Kulon 1 rumah yang dihuni oleh 1 KK/6jiwa mengalami rusak sedang,” kata Ade Hasrat melalui keterangannya, Kamis 14 Desember 2023.

Selain di Kecamatan Pamijahan, gempa Sukabumi ini pun dirasakan di Kecamatan Leuwiliang dengan total 97 sektor bangunan terdampak.

“Untuk di Kecamatan Nanggung 1 sektor bangunan terdampak, sedangkan di Kecamatan Ciampea  2 unit rumah yang dihuni 3KK/14 jiwa mengalami rusak sedang,” terangnya.

Akibat bencana gempa bumi tersebut, sedikitnya ada 3 Kartu Keluarga atau 12 jiwa yang terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru