Garuda Muda Gagal Juara Piala AFF U-23, Lewat Adu Pinalti 5:6

Timnas U-23 di babak final

RENTAK.ID – Garuda Muda gagal memetik kemenangan untuk menjadi juara AFF U-23 dengan skor 5:6. Kekalahan Garuda Muda karena tak satupun pemain terakhir yang berani menendang bola dan diberikan kepada kiber Garuda Muda Ernando Ari namun berhasil ditepis kiper Vietnam.

Kekalahan garuda Muda tak lebih karena faktor nasib. Pada sepanjang pertandingan Garuda Muda mampu melayani permainan keras Vietnam. dengan estra kerja keras di babal final.

Bacaan Lainnya

Final Piala AFF U-23 menyajikan Indonesia vs Vietnam. Skor 0-0 tuntas di waktu normal, tidak berubah di babak tambahan, dan akhirnya lanjut ke babak adu penalti!

Babak pertama bermain imbang 0-0 melawan timnas Vietnam. Garuda Muda memperoleh sebuah peluang pada menit keenam, ketika umpan silang dari Alfreandra Dewangga berhasil ditangkis oleh kiper Vietnam.

Namun pada menit ke-12 aksi “solo run” Beckham Putra mampu melewati empat pemain Vietnam, tapi Beckham gagal melepaskan tembakan akurat dan melebar di sisi kanan gawang Vietnam.

Umpan silang dari Haykal di sisi kanan gagal dijangkau oleh Abdulrahman pada menit ke-17. Tim Garuda Muda terus menekan Vietnam, hasilnya pada menit ke-19 sepakan kaki kiri dari Dewangga masih mampu di blok oleh pertahanan Vietnam.

Pada menit ke-25, Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Beckham Putra dihentikan pemain Vietnam Nguyen Ngoc Thang. Namun, sepakan Rifky yang mengincar tiang dekat mampu ditangkis kiper Vietnam Quan Van Chuan.

Vietnam memperoleh peluang emas pada menit ke-30 seusai tembakan gelandang Nguyen Minh Quang membentur tiang gawang. Nguyen Minh Quang yang mencoba mengejar bola liar dijegal oleh Dewangga di dalam kotak penalti.

Sepakan penalti Nguyen Quoc Viet di sisi kanan mampu ditangkis dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari. Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mendikte permainan melalui serangan-serangan di dua lini sektor sayap. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi skor bertahan 0-0.

Di babak kedua laga berjalan dengan tempo yang lebih tinggi. Namun sampai peluit panjang berbunyi, skor selesai masih 0-0.

Sananta punya beberapa kali peluang, seperti tembakan keras dari situasi tendangan bebas namun masih membentur tiang. Kiper Ernando Ari pun tampil gemilang, amankan lima tembakan ke gawang di babak kedua.

Pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit, dan bisa jadi sampai adu penalti jika skor terus imbang.

Babak pertama bermain imbang 0-0 melawan timnas Vietnam. Garuda Muda memperoleh sebuah peluang pada menit keenam, ketika umpan silang dari Alfreandra Dewangga berhasil ditangkis oleh kiper Vietnam.

Namun pada menit ke-12 aksi “solo run” Beckham Putra mampu melewati empat pemain Vietnam, tapi Beckham gagal melepaskan tembakan akurat dan melebar di sisi kanan gawang Vietnam.

Umpan silang dari Haykal di sisi kanan gagal dijangkau oleh Abdulrahman pada menit ke-17. Tim Garuda Muda terus menekan Vietnam, hasilnya pada menit ke-19 sepakan kaki kiri dari Dewangga masih mampu di blok oleh pertahanan Vietnam.

Pada menit ke-25, Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Beckham Putra dihentikan pemain Vietnam Nguyen Ngoc Thang. Namun, sepakan Rifky yang mengincar tiang dekat mampu ditangkis kiper Vietnam Quan Van Chuan.

Vietnam memperoleh peluang emas pada menit ke-30 seusai tembakan gelandang Nguyen Minh Quang membentur tiang gawang. Nguyen Minh Quang yang mencoba mengejar bola liar dijegal oleh Dewangga di dalam kotak penalti.

Sepakan penalti Nguyen Quoc Viet di sisi kanan mampu ditangkis dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari. Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mendikte permainan melalui serangan-serangan di dua lini sektor sayap. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi skor bertahan 0-0.

Di babak kedua laga berjalan dengan tempo yang lebih tinggi. Namun sampai peluit panjang berbunyi, skor selesai masih 0-0.

Babak pertama bermain imbang 0-0 melawan timnas Vietnam. Garuda Muda memperoleh sebuah peluang pada menit keenam, ketika umpan silang dari Alfreandra Dewangga berhasil ditangkis oleh kiper Vietnam.

Namun pada menit ke-12 aksi “solo run” Beckham Putra mampu melewati empat pemain Vietnam, tapi Beckham gagal melepaskan tembakan akurat dan melebar di sisi kanan gawang Vietnam.

Umpan silang dari Haykal di sisi kanan gagal dijangkau oleh Abdulrahman pada menit ke-17. Tim Garuda Muda terus menekan Vietnam, hasilnya pada menit ke-19 sepakan kaki kiri dari Dewangga masih mampu di blok oleh pertahanan Vietnam.

Pada menit ke-25, Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Beckham Putra dihentikan pemain Vietnam Nguyen Ngoc Thang. Namun, sepakan Rifky yang mengincar tiang dekat mampu ditangkis kiper Vietnam Quan Van Chuan.

Vietnam memperoleh peluang emas pada menit ke-30 seusai tembakan gelandang Nguyen Minh Quang membentur tiang gawang. Nguyen Minh Quang yang mencoba mengejar bola liar dijegal oleh Dewangga di dalam kotak penalti.

Sepakan penalti Nguyen Quoc Viet di sisi kanan mampu ditangkis dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari. Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mendikte permainan melalui serangan-serangan di dua lini sektor sayap. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi skor bertahan 0-0.

Pos terkait