JAKARTA – Komitmen memperkuat tata kelola yang akuntabel dalam mendukung ketahanan pangan nasional menjadi salah satu pesan utama yang mengemuka dalam prosesi Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo, M.M., Ak., CA., CSFA., di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang. Momentum tersebut turut dihadiri Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.
Kehadiran Ahmad Rizal Ramdhani dalam prosesi akademik tersebut menjadi wujud penghormatan sekaligus dukungan terhadap penguatan sinergi antarlembaga negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Sinergi itu dinilai penting untuk mendukung berbagai agenda strategis nasional, terutama di sektor ketahanan pangan.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Slamet Edy Purnomo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama ketahanan nasional yang harus dibangun melalui tata kelola yang akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“BPK RI berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif agar setiap kebijakan strategis, termasuk di sektor pangan, dapat berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Prof. Slamet Edy Purnomo,Sabtu (27/6/2026).
Pada kesempatan itu, nama Direktur Utama Perum BULOG beberapa kali disebut sebagai salah satu pemimpin BUMN yang memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pangan. Hal tersebut mencerminkan posisi BULOG sebagai instrumen negara yang berperan menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan nasional.
Menanggapi pengukuhan tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Prof. Slamet Edy Purnomo atas capaian akademiknya.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo atas pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan UNISSULA. Pemikiran beliau mengenai tata kelola dan penguatan akuntabilitas menjadi kontribusi penting dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Perum BULOG siap terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPK RI, untuk memastikan setiap penugasan pemerintah dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.
Menurutnya, penguatan tata kelola yang didukung pengawasan independen dan konstruktif merupakan fondasi penting bagi keberhasilan berbagai program pemerintah di sektor pangan.
Perum BULOG meyakini kolaborasi antara pemerintah, BPK RI, BUMN, kalangan akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketersediaan pangan nasional yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Penulis : amanda az
Editor : guntar






