Digempur Pendatang Baru, LavAni Bangkit dengan Mental Juara di Bandung

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kembali menunjukkan kelasnya sebagai tim bertabur bintang. Namun kemenangan ini jauh dari kata mudah. Di hadapan ribuan pasang mata di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/2026), LavAni harus memeras keringat sebelum akhirnya menundukkan pendatang baru Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20) pada seri ketiga putaran pertama Proliga 2026.

Laga ini bukan sekadar soal poin penuh. Ini adalah tentang mental, ketenangan, dan pengalaman yang diuji hingga titik paling genting.

LavAni, tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, turun dengan komposisi terbaik. Nama-nama seperti Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Dio Zulfikri, hingga duet asing Taylor Sander dan Nato Dickinson langsung mengisi starting line-up. Namun Falcons Tirta Bhagasasi tak datang ke Bandung sebagai pelengkap. Dimotori Fahri Septian dan spiker asing Leosbel Mendes, Falcons memberi perlawanan berani sejak awal.

Set pertama berjalan ketat. Skor terus berimbang dari 7-7 hingga 14-14. Leosbel Mendes berulang kali menghujam pertahanan LavAni dengan spike tajam, namun tembok blok Hendra Kurniawan dkk berdiri kokoh. Saat momentum berpihak, LavAni menutup set pembuka dengan 25-19.
Tensi meningkat di set kedua. Falcons tampil lebih agresif dan disiplin. Fahri Septian dan Leosbel Mendes menjadi motor serangan, membawa Falcons unggul 22-18.

Upaya rotasi yang dilakukan pelatih LavAni David Lee belum membuahkan hasil. Falcons akhirnya merebut set kedua 25-22 dan memaksa skor imbang 1-1. Publik Bandung mulai mencium potensi kejutan.
Puncak drama tersaji di set ketiga. Falcons sempat unggul jauh 18-14 dan berada di atas angin. Namun LavAni menolak menyerah. Perlahan tapi pasti, Boy Arnes dan kawan-kawan mengejar hingga 20-20. Deuce demi deuce tercipta, membuat GOR Jalak Harupat bergemuruh. Enam kali deuce dilewati dalam ketegangan luar biasa, sebelum LavAni akhirnya mengunci set maraton ini dengan skor tipis 31-29. Momen ini menjadi titik balik laga.

Set keempat kembali diawali kejutan. Falcons unggul cepat 5-1, mencoba mengembalikan kepercayaan diri. Namun pengalaman dan kematangan LavAni berbicara. Taylor Sander dan Nato Dickinson tampil lebih tenang, mengatur ritme permainan hingga berbalik unggul 13-10. Meski laga sempat diwarnai banyak kesalahan sendiri dari kedua tim, LavAni tetap menjaga jarak dan menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.

Usai laga, pelatih Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, menyebut kekalahan timnya lebih karena faktor keberuntungan. “Kami sudah berusaha maksimal. Set ketiga sangat menentukan, kami kalah setelah beberapa kali deuce,” ujarnya.

Ia mengakui anak asuhnya masih mampu mengimbangi permainan LavAni, namun banyak kesalahan sendiri yang harus segera dibenahi. “Kami perlu memperbaiki cover attack dan ketenangan saat unggul,” tegasnya.

Pemain Falcons, Bagus Wahyu, juga mengakui ketatnya persaingan Proliga.
“Persiapan sudah kami lakukan, tapi hari ini belum berpihak pada kami,” katanya.

Di kubu LavAni, asisten pelatih Erwin Rusni justru belum sepenuhnya puas. “Semua pemain masih di bawah performa terbaik, termasuk pemain asing. Kami akan evaluasi receive, servis, dan blok,” ungkapnya.

Sementara itu, pemain LavAni, Dafa, menegaskan kunci kemenangan timnya adalah menikmati permainan.
“Kami selalu enjoy di lapangan. Alhamdulillah, hari ini bisa menang,” ucapnya dengan senyum lega.

Kemenangan ini memastikan LavAni tetap berada di jalur persaingan papan atas Proliga 2026, sekaligus menjadi peringatan bahwa para pendatang baru seperti Falcons Tirta Bhagasasi bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Penulis : Guntar

Editor : Gunawan Tarigan

Berita Terkait

Asael Christo Ukir Sejarah di Dakar, Indonesia Tambah Koleksi Medali Youth Olympic Games
Ayam Kinantan Buka Panggung League Cup, Persija Jadi Lawan Pertama PSMS Medan
Target 7 Emas, Indonesia Justru Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026
Dilatih di China Sebulan, Asael Christo Siap Harumkan Indonesia di Youth Olympic Games 2026
Indonesia Borong 15 Medali di Asian Para Games 2026, 3 Atlet Pecahkan Rekor
Muhammad Fadli Pecahkan Rekor Asian Para Games 2026, Indonesia Tambah Emas Ketiga
Ni Nengah Widiasih Raih Perunggu Asian Para Games 2026, Persembahkan untuk Mendiang Ibu
Erick Thohir Hidupkan Harapan Sepak Bola Wanita, Target Indonesia Tembus Piala Dunia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Asael Christo Ukir Sejarah di Dakar, Indonesia Tambah Koleksi Medali Youth Olympic Games

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ayam Kinantan Buka Panggung League Cup, Persija Jadi Lawan Pertama PSMS Medan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Target 7 Emas, Indonesia Justru Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Dilatih di China Sebulan, Asael Christo Siap Harumkan Indonesia di Youth Olympic Games 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Indonesia Borong 15 Medali di Asian Para Games 2026, 3 Atlet Pecahkan Rekor

Berita Terbaru