Diduga Korban Penganiayaan, Warga Tanjung Morawa Dibuang ke TPS Perbaungan, Pelaku Coba Kelabui Polisi

RENTAK.ID – Heboh kabar di media sosial Facebook, di kawasan Perbaungan ditemukan sesosok laki-laki berbaju hitam dan memakai celana jeans warna biru, Minggu 16/7/2023) sekitar pukul 22.30 wib.

Ditemukan dengan kondisi memar dan lebam serta tak sadarkan diri di lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) di areal perkebunan sawit perbatasan Ujung Rambung/Perbaungan.

Warga yang sempat menemukan korban kemudian berteriak. Temannya, spontan ada yang memposting di media sosial /fb, kalau itu korban begal sebelum ada keterangan Polisi.

Personel Polsek Pantai Cermin dan Polsek Perbaungan, dengan cepat datang ke lokasi. Saat melihat korban tangannya masih bergerak, secepatnya melarikan korban ke Rumkit Sawit Indah di Perbaungan.

Sedangkan Unit I Pidum Polres Sergai, malam itu juga sudah berada di lokasi dan rumah sakit, tapi korban belum sadarkan diri.

Kapolsek Perbaungan AKP M. Panduanngan didampingi Kanit Res, Ipda R. K. Halooo ketika ditemui di Polsek Perbaungan, Senin (17/7/2023), membenarkan hal ini.

“Kami tadi malam di TKP, dan ditemukan hape sementara dompet tidak ada. Berdasarkan hape korban, kami temukan nomor anaknya dan setelah anaknya datang ke rumkit barulah kami tau nama dan alamat korban, ” jelas Pandiangan.

Hasil penjelasan anaknya, Rangga (16) lanjut Pandiangan, ayahnya bernama Syamsuddin (52), alamat Desa Punden Rejo kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Ayahnya, lanjut Rangga berstatus duda punya dua anak, kakaknya dan Rangga sendiri. Pekerjaannya, pengemudi Becak bermotor, tapi saat ditemukan tidak ada betornya, kata Panduangan.

“Tadi pagi Minggu (16/7/2023) sekitar pukul 06.00 pagi, bapaknya keluar membawa betornya nggak tau kemana. “

“Setelah semalaman nggak pulang, baru dapat kabar kalau ayahnya sudah berada di rumah sakit, dengan kondisi luka parah dan tak sadarkan diri, ” kata Rangga kepada Kapolsek Perbaungan dan disampaikan kepada pewarta.

Kata AKP M. Pandiangan, karena luka-lukanya cukup serius dan tak sadarkan diri, oleh keluarganya tadi pagi sudah dirujuk ke rumkit Medistra di Lubuk Pakam.

“Bagaimana kami bisa menerima Laporan, karena korban sendiri masih belum sadar. Kalau dibegal, kok hapenya masih ada, apa begal mau juga ngerampok betor di lokasi pembuangan sampah?”

“Menurut Satpam Perkebunan setiap jam 20.00 wib palang atau pintu besi sudah ditutup atau digembok. “

“Nah, kalau pakai becak untuk membawa korban jelas gak bisa masuk dan artinya si korban ini diduga dibawa pakai sepeda motor, baru dibuang ke TPS, dikira sudah meninggal. “

“Maka dicoba ditutupi dengan daun sawit dan itu yang kami temukan.”

“Saat ini Polsek Perbaungan dan Reskrim Polres, masih melakukan penyelidikan dan kemungkinan dibegal sangat kecil.”

“Apakah korban dianiaya karena dendam atau sakit hati, nanti setelah penyelidikan baru diketahui, “tandas Pandiangan. (biets)

Foto :
Korban tak sadarkan diri ditemukan hingga dibawa ke rumkit.

Pos terkait