PEKANBARU – Puluhan warga, mahasiswa, dan pegiat lingkungan menggelar aksi bersih-bersih di pinggir jalan Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Aksi ini digagas oleh aktivis lingkungan Riski Mulyadi dan turut didampingi oleh Lurah Umban Sari, petani setempat, serta mahasiswa dari sejumlah universitas sekitar.
Aksi ini muncul sebagai respons atas maraknya penumpukan sampah yang diduga berasal dari pembuangan ilegal oleh kendaraan pengangkut sampah liar. Salah satu mahasiswa yang ikut serta menyebutkan bahwa sampah-sampah tersebut bukan berasal dari warga sekitar, melainkan dibuang secara sembunyi-sembunyi di malam hari.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari CSR PLN Riau Kepri melalui program Zero Waste Warrior, yang menekankan pentingnya pengurangan limbah dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah berkelanjutan. Tim PLN turut turun langsung membersihkan tumpukan sampah berbau menyengat, sebagai bentuk komitmen mendukung lingkungan bersih.
“Kami ingin aksi ini tidak hanya menjadi gerakan pembersihan, tapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam menjaga lingkungan,” ujar Riski Mulyadi, Rabu (11/6/2025).
. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dan kuratif dalam penanganan sampah, termasuk melibatkan ahli lingkungan dan tenaga pengelola sampah profesional.
Dalam beberapa bulan terakhir, persoalan sampah di Pekanbaru terus menjadi sorotan. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, volume sampah warga mencapai ratusan ton per hari, namun sistem pengolahan dan pengangkutan dinilai masih belum optimal. Kasus pembuangan liar juga meningkat, terutama di kawasan pinggiran kota dan area hutan.
Meski berbagai program seperti bank sampah dan edukasi masyarakat telah dijalankan, tantangan dalam penegakan aturan dan perubahan perilaku masyarakat masih menjadi kendala utama.
Aksi di Umban Sari menjadi salah satu contoh nyata pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mengatasi krisis sampah. Kolaborasi yang konsisten diharapkan bisa mendorong terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Penulis : hatorangan
Editor : gardo













