BULOG Usul Beras Natura untuk ASN, TNI, dan Polri, Serap 2,8 Juta Ton CBP per Tahun

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (dok. rentak.id).

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (dok. rentak.id).

JAKARTA – Perum BULOG mengusulkan skema baru dalam pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan menyalurkan beras natura kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Langkah ini dinilai bisa menjadi solusi untuk memperkuat distribusi pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga beras di tengah melimpahnya stok pemerintah.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kondisi stok beras nasional saat ini berada dalam posisi sangat aman. Hingga pertengahan Mei 2026, stok CBP yang dikelola BULOG tercatat menembus lebih dari 5,3 juta ton, salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan cadangan beras pemerintah.

Menurut Ahmad Rizal, tingginya stok tersebut perlu dioptimalkan melalui berbagai saluran distribusi yang tepat sasaran agar kualitas beras tetap terjaga dan penyerapan hasil panen petani terus berjalan.

“Dengan kondisi stok beras nasional yang mencukupi, BULOG mengusulkan pemanfaatan beras CBP untuk kebutuhan ASN, TNI, dan POLRI melalui skema natura. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI, Selasa, ( 19/5/2026).

Dalam proposal tersebut, penyaluran beras natura untuk ASN, TNI, dan Polri diperkirakan mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun. Seluruh kebutuhan itu akan dipenuhi dari stok Cadangan Beras Pemerintah yang berada di bawah pengelolaan BULOG.

BULOG menilai kebijakan ini akan memberikan efek ganda. Selain memperkuat distribusi pangan domestik, skema tersebut juga membantu menjaga kesinambungan penyerapan gabah dan beras petani di tengah meningkatnya produksi nasional.

Tak hanya itu, BULOG juga mengusulkan agar CBP dimanfaatkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Potensi kebutuhan beras untuk program tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1,5 juta ton per tahun.

Di sisi lain, perusahaan pelat merah itu turut mengajukan tambahan penyaluran sekitar 1,3 juta ton melalui pasar khusus dan program bantuan pangan beras. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan harga pangan pada periode tertentu.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara penyerapan hasil panen petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan distribusi beras kepada masyarakat secara tepat sasaran,” kata Ahmad Rizal.

BULOG memandang penguatan distribusi melalui berbagai saluran strategis menjadi langkah penting agar stok beras pemerintah tetap terjaga kualitasnya, cadangan pangan nasional semakin kuat, dan distribusi pangan berjalan efektif serta terukur.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB