JAKARTA – Perum BULOG bergerak cepat merespons bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Sejak hari pertama masa tanggap darurat, jajaran Direksi turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik sekaligus menjamin ketersediaan stok beras bagi masyarakat terdampak.
Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin koordinasi penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ia meninjau langsung kondisi stok beras di gudang, mengawasi distribusi bantuan, serta menyapa warga terdampak untuk memberi dukungan moral di tengah situasi sulit.
Untuk mempercepat penanganan, Direktur Utama BULOG membagi tugas lapangan kepada Direksi sebagai penanggung jawab wilayah:
Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan, fokus penanganan di Aceh.
Andi Afdal, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, fokus penanganan di Sumatera Barat.
Hendra Susanto, Direktur Keuangan, fokus penanganan di Sumatera Utara.
Kehadiran Direksi di lokasi bencana tidak hanya bertujuan memastikan kelancaran distribusi bantuan, tetapi juga memberikan semangat kepada para pegawai BULOG yang turut terdampak namun tetap bertugas. Para Direksi juga berinteraksi dengan masyarakat di posko pengungsian, termasuk memberikan hiburan kepada anak-anak untuk membantu meredakan tekanan psikologis.
“BULOG hadir bukan hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Kami ingin memastikan dukungan diberikan secara menyeluruh—baik logistik, ketersediaan pangan, maupun dukungan moral,” tegas Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau salah satu gudang di Sumatera Barat, dikutip Rabu (3/12/2025).
BULOG memastikan stok beras di seluruh wilayah Sumatera dalam kondisi aman dan siap digerakkan setiap saat. Seluruh jaringan gudang dan armada dioptimalkan untuk mempercepat distribusi ke titik-titik paling terdampak.
Dengan gerak cepat, soliditas, dan kehadiran langsung di lapangan, BULOG menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garis depan mendukung pemerintah dan masyarakat dalam masa darurat bencana.
Penulis : guntar
Editor : ameri












