BSN Gelar Bootcamp SNI Gratis untuk Dorong UMKM Naik Kelas

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono. (dok. bsn)

Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono. (dok. bsn)

JAKARTA – Badan Standardisasi Nasional (BSN) resmi menggelar program Bootcamp SNI Bina UMK 2025, sebuah inisiatif pendampingan gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam memenuhi legalitas dan standardisasi produk. Program ini berlangsung daring mulai 3 Juni hingga 2 Juli 2025

Program ini merupakan kolaborasi BSN dengan sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan mitra industri, serta didukung oleh Kementerian Sekretariat Negara. Fokus utama bootcamp adalah pendampingan UMK dalam pengurusan izin edar, sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Masalah utama UMKM bukan pada produk, tapi kepercayaan pasar. Standar adalah jembatan untuk membangun kepercayaan itu,” tegas Plt. Kepala BSN Y. Kristianto Widiwardono dalam pembukaan program di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Kristianto menekankan bahwa pendekatan standardisasi bagi UMKM harus fleksibel dan sesuai konteks. Ia menyebut bahwa keterlibatan lintas sektor penting agar proses pendampingan berjalan konkret dan tidak membebani pelaku usaha.

Program yang awalnya ditargetkan menjaring 1.000 peserta ini ternyata mendapat animo tinggi. Hingga awal Juni, tercatat 1.984 UMK dari berbagai binaan kementerian, BUMN, dan mitra lainnya telah mendaftar.

Peserta Bootcamp akan memperoleh manfaat seperti fasilitasi sertifikasi SNI, pendampingan perizinan usaha, hingga pelatihan strategi pemasaran digital. Mereka juga berkesempatan mengikuti business matching serta berbagi pengalaman bersama pelaku UMKM sukses yang telah menerapkan SNI.

Tak hanya itu, bootcamp juga memberikan pembekalan seputar proses masuk ke e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan informasi program fasilitasi tambahan lainnya.

“Transformasi UMKM tak bisa ditunda. Produk lokal harus bisa naik kelas dan bersaing di pasar global dengan standar yang jelas,” tutup Kristianto.

Dengan semangat kolaborasi, BSN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang berstandar dan berdaya saing tinggi.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru