BP2MI Lepas 228 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan, Penuh Haru Benny Rhamdani Sampaikan Perpisahan Terakhir Sebagai Kepala

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelapasan terakhir oleh Kepala BP2MI PMI ke Korsel

Pelapasan terakhir oleh Kepala BP2MI PMI ke Korsel

JAKARTA – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali memberangkatkan 228 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan melalui skema kerjasama antar pemerintah (Government to Government/G to G).

Acara pelepasan yang berlangsung di Hotel El Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi momen penting karena selain melibatkan PMI, acara ini juga merupakan perpisahan resmi Benny Rhamdani sebagai Kepala BP2MI.

Dalam pidato perpisahannya, Benny menyatakan bahwa pelepasan kali ini adalah yang terakhir dalam masa jabatannya. Hal ini disebabkan oleh perubahan kelembagaan yang akan terjadi seiring dengan terbentuknya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia pada masa pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Transformasi BP2MI menjadi kementerian tersebut dipandang sebagai langkah besar dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pekerja migran Indonesia.

“Saya pastikan bahwa ini adalah acara pelepasan terakhir yang saya pimpin sebagai Kepala BP2MI. Setelah ini, BP2MI akan berubah menjadi kementerian,” ujar Benny, Minggu (20/10/2024).

Benny juga tak lupa memberikan ucapan selamat kepada 228 PMI yang telah terpilih untuk bekerja di Korea Selatan. Dia menegaskan bahwa perubahan status BP2MI menjadi kementerian akan membawa banyak manfaat dan peningkatan dalam hal perlindungan pekerja migran. Benny menyebut beberapa pencapaian penting selama masa jabatannya, termasuk berbagai fasilitas yang diberikan kepada PMI.

“Kami telah melakukan banyak perubahan signifikan, salah satunya adalah dengan memberikan pekerja migran berbagai penghormatan dari negara. Mulai dari penyediaan lounge khusus, layanan cepat (FasTrack), hingga pemberian surat penghargaan. Pekerja migran Indonesia kini dilepas secara terhormat sebagai pahlawan devisa. Ini adalah bukti nyata bahwa negara memberikan penghormatan tertinggi kepada PMI,” jelasnya.

Meski tak lagi menjabat sebagai Kepala BP2MI, Benny menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan hak-hak pekerja migran melalui jalur lain. Benny, yang dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap nasib PMI, menyampaikan bahwa perjuangannya belum selesai.

“Komitmen untuk terus berjuang bagi pekerja migran dan keluarganya akan saya lanjutkan. Saya merasa sudah terlanjur jatuh cinta kepada PMI dan keluarganya,” kata Benny dengan penuh emosi.

Benny juga berharap bahwa transformasi dan berbagai perubahan yang telah dicapai selama masa kepemimpinannya dapat dilanjutkan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang akan dibentuk di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia berharap agar pemerintah dan menteri yang baru tetap berkomitmen memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja migran.

“Mudah-mudahan ini menjadi komitmen pemerintah baru dan menteri yang akan datang. Saya juga memohon maaf jika selama kepemimpinan saya ada kekeliruan atau kesalahan. Kepada para Pekerja Migran Indonesia, saya ucapkan selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan bekerja dengan baik di Korea Selatan,” tutup Benny, mengakhiri pidatonya.

Acara pelepasan ini tidak hanya menjadi penanda penting bagi perjalanan karir Benny Rhamdani di BP2MI, tetapi juga menjadi momentum baru bagi BP2MI yang akan bertransformasi menjadi kementerian yang lebih fokus dan terstruktur dalam memberikan perlindungan serta hak-hak pekerja migran Indonesia. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB