Belajar Tak Boleh Berhenti! Satuan Pendidikan Bergerak di Zona Bencana

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Murid-murid SD sedang belajar (dok. rentak.id)

Murid-murid SD sedang belajar (dok. rentak.id)

JAKARTA – Operasi pemulihan pendidikan pascabencana di wilayah Sumatra menunjukkan progres signifikan dengan pola kerja layaknya operasi terpadu, di mana satuan pendidikan bergerak cepat memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung di tengah keterbatasan.

Kesiapan satuan pendidikan dalam melanjutkan pembelajaran pascabencana kini memasuki fase stabilisasi. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sekolah menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM), melalui dukungan fasilitas darurat, percepatan pemulihan infrastruktur, hingga pendampingan intensif bagi guru dan siswa.

Di lapangan, satuan pendidikan menunjukkan kemampuan adaptasi tinggi dalam menghadapi situasi darurat. Berbagai langkah taktis dilakukan, mulai dari pemanfaatan ruang belajar sementara hingga penyesuaian metode pembelajaran, guna memastikan hak pendidikan peserta didik tetap terpenuhi tanpa jeda.

Kepala UPTD SD Negeri 158498 Aek Tolang, Sumatra Utara, Hayati, memastikan bahwa kondisi pembelajaran telah kembali normal sejak awal tahun. “Sekolah kami sempat melaksanakan pembelajaran di tenda darurat pada bulan Desember 2025. Namun sejak Januari 2026, KBM sudah berjalan seperti biasanya di sekolah,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, sekolah juga menerapkan strategi pembelajaran adaptif dengan menyesuaikan kurikulum secara mandiri. Proses asesmen dilakukan secara fleksibel, mengacu pada pedoman teknis pembelajaran bagi satuan pendidikan terdampak bencana yang disusun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dukungan pemerintah turut memperkuat proses pemulihan di lapangan. “Bantuan pemerintah berupa uang tunai untuk kebersihan lingkungan sekolah, dan juga untuk kebutuhan siswa seperti seragam sekolah,” ungkap Hayati.

Tak hanya itu, SDN 158498 Aek Tolang juga menerima penguatan melalui program revitalisasi satuan pendidikan berupa pembangunan dua ruang kelas baru, fasilitas sanitasi, serta penataan lingkungan sekolah guna menunjang pembelajaran berkelanjutan.

Sementara itu di Sumatra Barat, kesiapan serupa ditunjukkan SMAN 1 Batang Anai. Kepala sekolah Zulbaidah menegaskan bahwa proses belajar tetap berjalan di tengah kondisi pascabencana. Sebanyak 10 rombongan belajar saat ini menempati Asrama Haji Kabupaten Padang Pariaman, sementara lainnya masih menggunakan tenda darurat yang difasilitasi pemerintah.

Dalam kondisi terbatas, sekolah melakukan penyesuaian durasi belajar serta memprioritaskan materi esensial. Zulbaidah menyebut, pihaknya mengacu pada panduan pembelajaran dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran sebagai rujukan utama.

Penguatan operasi pemulihan ini juga ditopang berbagai dukungan lintas sektor, mulai dari bantuan biaya normalisasi, distribusi bantuan bagi siswa, layanan trauma healing, hingga penyediaan fasilitas belajar darurat. Pemerintah daerah turut mengerahkan alat berat melalui BNPB untuk percepatan normalisasi serta menyediakan lokasi alternatif pembelajaran.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa negara hadir penuh dalam menjamin keberlangsungan pendidikan.

“Pendidikan tidak boleh berhenti, bahkan dalam situasi bencana sekalipun.  Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat memastikan anak-anak kita tetap belajar dengan aman, nyaman, dan bermakna. Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya memulihkan fasilitas, tetapi juga memulihkan harapan dan semangat belajar peserta didik,” ujarnya.

Upaya terpadu ini menjadi bukti bahwa dalam situasi krisis sekalipun, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama, dengan satuan pendidikan sebagai garda terdepan menjaga keberlangsungan masa depan generasi bangsa.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kemendikdasmen Terapkan WFH Sehari, Abdul Mu’ti Tegaskan Bukan WFA
Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T, Percepat Pemanfaatan Teknologi di Sekolah
Hasil SNBP 2026 Rilis, Ribuan Siswa Akhirnya Lolos ke PTN
Pengumuman SNBP 2026 Digelar Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Seleksi Transparan dan Berbasis Prestasi
Silaturahmi Idul Fitri, MA Khomsani Nur Pererat Kebersamaan Antar Lembaga di Lumajang
Halal Bihalal Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti: Tradisi Indonesia yang Menguatkan Spirit dan Relasi Sosial
GSI Mendunia! Kemendikdasmen Sabet Penghargaan Bergengsi di PSSI Award
DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Prioritas, Efisiensi Energi Tak Ganggu Pembelajaran

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:26 WIB

Kemendikdasmen Terapkan WFH Sehari, Abdul Mu’ti Tegaskan Bukan WFA

Rabu, 1 April 2026 - 05:12 WIB

Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T, Percepat Pemanfaatan Teknologi di Sekolah

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:24 WIB

Hasil SNBP 2026 Rilis, Ribuan Siswa Akhirnya Lolos ke PTN

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:33 WIB

Pengumuman SNBP 2026 Digelar Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Seleksi Transparan dan Berbasis Prestasi

Senin, 30 Maret 2026 - 19:45 WIB

Silaturahmi Idul Fitri, MA Khomsani Nur Pererat Kebersamaan Antar Lembaga di Lumajang

Berita Terbaru

Hiburan

Cut Keke Ungkap Kunci Harmoni sebagai Istri Kedua

Rabu, 1 Apr 2026 - 22:00 WIB