Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Banjir Bekasi. (Rentak.id/AI)

Ilustrasi Banjir Bekasi. (Rentak.id/AI)

KOTA BEKASI – Sejumlah wilayah di Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan ekstrem dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak dini hari.

Ketinggian muka air dilaporkan bervariasi, dengan titik terdalam mencapai 1,5 meter, sehingga memaksa warga terdampak dievakuasi ke lokasi pengungsian.

Proses evakuasi warga tersebut diunggah melalui akun media sosial Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi dan dilihat Rentaik.id pada Kamis (28/1/2026).

Dalam unggahan itu, terlihat petugas BPBD menggunakan perahu karet menyusuri permukiman warga yang tergenang banjir.

“Petugas BPBD Kota Bekasi bersama unsur terkait melakukan proses evakuasi warga Perumahan Mas Naga dan Duta Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, menyusul meningkatnya genangan akibat hujan ekstrem dengan intensitas tinggi subuh tadi,” tulis BPBD Kota Bekasi.

BPBD menyampaikan, warga yang rumahnya terendam banjir dievakuasi menuju tempat pengungsian yang telah disiapkan. Proses evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta warga yang membutuhkan bantuan khusus.

“Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan—lansia, anak-anak, dan warga yang membutuhkan bantuan khusus—menuju lokasi aman yang telah disiapkan. Kami mengimbau warga tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” lanjut BPBD.

Berdasarkan data BPBD Kota Bekasi per pukul 09.30 WIB, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, melaporkan ketinggian air di sejumlah wilayah bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga 150 sentimeter. Genangan tertinggi tercatat berada di wilayah Kecamatan Bekasi Utara.

“Kampung Lebak RT 001/003, Kelurahan Teluk Pucung, ketinggian genangan 30 sampai 150 sentimeter,” ujar Idham.

Lokasi Banjir

Adapun titik-titik banjir yang tercatat BPBD Kota Bekasi meliputi:

Di Kecamatan Pondok Gede, genangan terjadi di Jatibening Permai, Kelurahan Jatibening, dengan ketinggian air meningkat dari sekitar 10 sentimeter menjadi 80 sentimeter. Selain itu, Perumahan Duta Indah RW 015, Kelurahan Jati Makmur, terendam banjir setinggi 50 hingga 80 sentimeter.

Di Kecamatan Rawalumbu, genangan terpantau di Jembatan 1 Rawalumbu dan Jembatan 12 Rawalumbu, Kelurahan Pengasinan, dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 40 sentimeter. Banjir juga merendam Perumahan PHP, Kelurahan Pengasinan, setinggi sekitar 30 sentimeter. Di Kecamatan Jati Asih, banjir menggenangi Perumahan Dosen IKIP, Kelurahan Jati Kramat, dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

Di Kecamatan Bekasi Utara, banjir melanda Perumahan Pesona Anggrek, Kelurahan Harapan Jaya, setinggi sekitar 20 sentimeter, serta Kampung Lebak RT 001/003, Kelurahan Teluk Pucung, dengan ketinggian genangan mencapai 150 sentimeter dan menjadi lokasi evakuasi warga.

Sementara di Kecamatan Bekasi Barat, sejumlah titik terdampak antara lain SDN 1 Bintara dan Jalan Mangga Raya, Kelurahan Bintara, Perumahan Mas Naga dan Puri Bintara di Kelurahan Bintara Jaya, serta Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Kranji, dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 70 sentimeter.

Di Kecamatan Bekasi Timur, banjir merendam Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, dengan ketinggian air 20 hingga 60 sentimeter. Sedangkan di Kecamatan Bekasi Selatan, banjir terjadi di Komplek Keuangan, Adhiyaksa, dan Perumnas 2, Kelurahan Kayuringin Jaya, dengan ketinggian genangan mencapai 30 hingga 100 sentimeter.

BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan dan penanganan banjir serta mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi hujan susulan dan peningkatan debit air.(****)

 

 

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru