Banjir Landa Lombok Tengah: Warga Bertahan Demi Hewan Ternak, Tim SAR Evakuasi Balita

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Landa Lombok Tengah: Warga Bertahan Demi Hewan Ternak, Tim SAR Evakuasi Balita. (TBNews)

Banjir Landa Lombok Tengah: Warga Bertahan Demi Hewan Ternak, Tim SAR Evakuasi Balita. (TBNews)

RENTAK.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (11/2/2025) menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Banjir ini berdampak pada 460 kepala keluarga (KK) dan memaksa warga untuk mengungsi.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi.

Operasi penyelamatan yang berlangsung hingga sore hari berhasil mengevakuasi enam warga, termasuk seorang balita, ke tempat yang lebih aman.

Iptu R. Kalimantan Jaya, S.H, menyampaikan bahwa banjir melanda Desa Dadap, Desa Gapura, dan Desa Bangket Parak. “Beberapa warga telah kita evakuasi ke lokasi yang lebih aman. Namun, sebagian warga lainnya ada juga yang memilih untuk bertahan di rumah karena mereka memiliki hewan ternak yang harus dijaga,” ungkap Iptu R. Kalimantan Jaya pada Rabu (12/02/2025).

Fenomena warga yang memilih bertahan di rumah demi menjaga hewan ternak menjadi sorotan dalam kejadian ini.

Meskipun dievakuasi ke tempat yang aman, banyak warga yang merasa khawatir dengan kondisi hewan ternak mereka yang ditinggalkan di tengah banjir.

Iptu Kalimantan Jaya menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan pendataan terhadap jumlah korban terdampak, memantau perkembangan situasi, serta memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Saat ini, ketinggian air di Desa Dadap dan Desa Gapura mulai surut. Namun, mengingat curah hujan yang masih tinggi dan disertai angin kencang, wilayah Kecamatan Pujut masih berpotensi mengalami banjir susulan.

“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada. Jika hujan deras kembali turun disertai angin kencang, segera selamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Tim kami siap melakukan evakuasi kapan pun diperlukan,” imbau Iptu R. Kalimantan Jaya.

Pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana Lombok Tengah terus memantau kondisi di lokasi serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi dampak bencana terhadap warga dan hewan ternak mereka.***

 

Editor : Ayham

Sumber Berita: TBNews.go.id

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik
Hujan deras yang mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (11/2/2025) menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.Banjir ini berdampak pada 460 kepala keluarga (KK) dan memaksa warga untuk mengungsi.Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru