JAKARTA -Hujan deras yang mengguyur Jakarta dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
Hingga Senin (3/3/2025) pukul 16.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat sebanyak 52 rukun tetangga (RT) masih terendam air.
“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 52 RT,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, Senin (3/3/2025).
Untuk menangani banjir ini, BPBD Jakarta telah mengerahkan personel guna memantau kondisi di lokasi terdampak.
Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
“Kami juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak,” tambah Yohan.
Daerah yang Terendam Banjir
Berikut adalah wilayah-wilayah di Jakarta yang masih terendam banjir beserta ketinggian air dan penyebabnya:
Jakarta Selatan (18 RT)
- Kelurahan Tanjung Barat (2 RT)
- Ketinggian: 70-140 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pengadegan (1 RT)
- Ketinggian: 80 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Rawajati (7 RT)
- Ketinggian: 60-180 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pejaten Timur (6 RT)
- Ketinggian: 170 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kebon Baru (2 RT)
- Ketinggian: 60-100 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Timur (34 RT)
- Kelurahan Bidara Cina (3 RT)
- Ketinggian: 180-200 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kampung Melayu (24 RT)
- Ketinggian: 40-240 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cawang (5 RT)
- Ketinggian: 180 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cililitan (2 RT)
- Ketinggian: 90-180 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
BPBD Jakarta terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai yang berpotensi meluap. Upaya penyedotan air dan pembersihan saluran terus dilakukan agar genangan bisa surut secepatnya.






