Banjir Ganggu Jalur Pantura, Sejumlah Perjalanan Kereta Wisata KAI Terdampak

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Jalur Rel KA hambat perjalanan. (dok.rentak.id)

Banjir di Jalur Rel KA hambat perjalanan. (dok.rentak.id)

JAKARTA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan operasional perjalanan kereta wisata akibat bencana banjir yang melanda sejumlah titik jalur Pantura Jawa Tengah hingga Jakarta.

Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air yang berdampak langsung pada jalur kereta api, sehingga mengganggu kelancaran perjalanan kereta wisata baik pola FIT maupun charter. Demi menjaga keselamatan penumpang, KAI Wisata melakukan penyesuaian operasional termasuk pembatalan dan keterlambatan perjalanan.

Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, mengatakan keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan kereta wisata akibat kondisi cuaca ekstrem dan banjir,” ujarnya.

Sejumlah layanan kereta wisata pola FIT yang terdampak meliputi KA 130PC dan KA 129PC Papandayan Panoramic relasi Gambir–Garut dan Garut–Gambir, KA 138P dan KA 137P Parahyangan Priority relasi Gambir–Bandung dan Bandung–Gambir, serta KA 134PC Parahyangan Panoramic relasi Gambir–Bandung.

Sementara itu, kereta wisata pola charter Tipe Sumatera dibatalkan akibat kondisi jalur yang belum aman.

Selain pembatalan, beberapa kereta juga mengalami keterlambatan, di antaranya KA 32P Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA 31P Pandalungan relasi Jember–Gambir.

KAI Wisata mencatat sebanyak 82 penumpang melakukan pembatalan perjalanan. Pembatalan terbanyak terjadi pada KA 130PC Papandayan Gambir–Garut dengan 36 penumpang, disusul KA 129PC Papandayan Garut–Gambir sebanyak 16 penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi aktif kepada pelanggan yang terdampak serta memfasilitasi proses pembatalan dan pengembalian dana sesuai ketentuan.

“Kami terus berkoordinasi dengan KAI dan para pemangku kepentingan agar pemulihan layanan dapat berlangsung cepat dan aman,” ujarnya.

Saat ini, tim prasarana KAI masih melakukan normalisasi jalur dengan penguatan lintasan, penambahan balas, serta pengangkatan rel di sejumlah titik terdampak. KAI Wisata berharap layanan kereta wisata dapat kembali beroperasi normal secara bertahap seiring membaiknya kondisi jalur.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar
Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23
Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak
DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan
Puluhan Jam Menyusuri Sungai, Jalan Darat Mahakam Ulu Buka Harapan Baru
AirNav Indonesia dan Telkom University Kembangkan AI untuk Navigasi Penerbangan
Bukan Cuma Sepeda Motor, Kendaraan Roda Tiga Dinilai Punya Masa Depan di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:51 WIB

DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan

Berita Terbaru