Arus Balik Meningkat, Imbauan Keselamatan Menguat di Tengah Tantangan Kesiapan Transportasi

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhub Dudy Purwagandhi. (dok. rentak.id)

Menhub Dudy Purwagandhi. (dok. rentak.id)

JAKARTA — Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terasa signifikan, namun di tengah peningkatan mobilitas masyarakat, sorotan terhadap kesiapan infrastruktur dan manajemen transportasi kembali mencuat. Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, tetapi tantangan di lapangan dinilai masih membutuhkan perhatian lebih dari sekadar imbauan.

Menteri Perhubungan mengingatkan bahwa puncak arus balik bukan hanya soal volume kendaraan dan penumpang, melainkan juga soal keselamatan yang kerap terabaikan akibat kelelahan dan kepadatan perjalanan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Dudy di Semarang, Selasa (24/3/2026).

Data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 (23 Maret 2026) menunjukkan tren kenaikan pergerakan yang cukup tajam. Total keberangkatan penumpang angkutan umum mencapai 1.448.306 orang, meningkat 12,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.288.869 orang.

Moda perkeretaapian masih menjadi tulang punggung dengan 505.297 penumpang, terdiri atas 267.432 penumpang antar kota dan 237.865 penumpang perkotaan, atau naik 6,07 persen. Sementara moda udara mencatat lonjakan paling tinggi secara persentase, yakni 17,93 persen menjadi 277.937 penumpang, dengan dominasi rute domestik sebanyak 224.893 penumpang.

Di sisi lain, moda laut justru mengalami penurunan 2,79 persen menjadi 106.920 penumpang, yang mengindikasikan masih adanya ketimpangan distribusi beban transportasi antar moda. Adapun moda penyeberangan mencatat 315.277 penumpang (naik 19,78 persen), dan angkutan darat mencapai 242.875 penumpang, meningkat 19,29 persen dibandingkan tahun lalu.

“Tingginya pergerakan masyarakat pada masa arus balik harus disikapi dengan kesiapan yang baik. Saya mengajak para pemudik untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak, memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima. Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan,” kata Dudy.

Meski pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyatakan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengelola jalan tol hingga operator transportasi, efektivitas pengaturan di lapangan tetap menjadi ujian utama. Kepadatan di sejumlah titik, keterbatasan rest area, hingga potensi penumpukan di simpul transportasi masih menjadi pekerjaan rumah tahunan yang belum sepenuhnya terurai.

Kemenhub memastikan berbagai langkah pengaturan lalu lintas dan peningkatan layanan terus dilakukan guna mendukung kelancaran arus balik. Namun, pengamat menilai pendekatan berbasis imbauan kepada masyarakat perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan manajemen operasional yang lebih adaptif terhadap lonjakan ekstrem.

Masyarakat pun diingatkan untuk aktif memantau informasi resmi, datang lebih awal ke titik keberangkatan, serta mempersiapkan perjalanan secara menyeluruh. Bagi pengguna kendaraan pribadi, istirahat berkala menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan.

“Arus balik yang aman dan lancar memerlukan dukungan semua pihak. Patuhi aturan, ikuti arahan petugas, dan utamakan keselamatan agar seluruh masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman,” tutur Dudy.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada
Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September
Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung
Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup
Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Rp3 Triliun untuk Motor Listrik Disorot, Djoko Setijowarno: Lebih Baik Perkuat Bus Listrik
AirNav Resmi Operasikan JARKOMPENAS, Perkuat Transformasi Digital Navigasi Penerbangan
Lima Bandara Kembali Layani Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:28 WIB

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIB

Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung

Minggu, 13 September 2026 - 08:25 WIB

Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya

Berita Terbaru