JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak masyarakat Indonesia menjadikan kebahagiaan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Ketua BPKK DPP PKS, Anis Byarwati, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencetak generasi berkualitas. “Keluarga yang bahagia dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).
Pada peringatan Harganas tahun ini, PKS mengusung tema “Keluarga Bahagia, Bangsa Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini, menurut Anis, selaras dengan tagline pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Maju.
“Tema yang diusung PKS tahun ini relevan untuk mengingatkan kita semua bahwa kebahagiaan keluarga adalah kunci utama bagi kemajuan bangsa sebagaimana yang dicita-citakan kita semua,” tutur Anggota Komisi XI DPR RI tersebut. “Dengan keluarga yang bahagia, bangsa akan sejahtera.”
Anis juga menekankan bahwa membangun keluarga yang bahagia merupakan bagian dari perintah agama.
Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang…” (QS. Ar-Rum: 21).
Selain itu, ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi).
Sebagai partai yang mengedepankan isu-isu keluarga, PKS menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung kebahagiaan dan ketahanan keluarga di Indonesia. “Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan ketahanan masyarakat dan ketahanan bangsa,” ujar Anis.
Menurutnya, kolaborasi antar unsur masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya tersebut. “Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat (termasuk partai politik), dan keluarga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Anis juga menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai moral dalam keluarga serta peran aktif ayah dan ibu dalam menciptakan suasana rumah tangga yang sehat dan harmonis.
“Kondisi keluarga Indonesia hari ini menuntut kita semua untuk bahu membahu mengembalikan nilai-nilai luhur keluarga dan menghidupkan kembali peran serta fungsi keluarga yang seharusnya,” pungkasnya.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana













