YOGYAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama pertahanan negara di hadapan para taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Selasa (13/5/2025).
Dalam sesi pembekalan yang berlangsung hangat dan inspiratif, AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal jalan, jembatan, atau fasilitas umum, tapi juga menyentuh aspek strategis yang mendukung kedaulatan bangsa.
“Infrastruktur adalah tulang punggung bangsa yang kuat. Dengan membangun infrastruktur yang andal, kita mendukung swasembada pangan, energi, dan air, serta menciptakan konektivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan lingkungan,” tegas AHY di hadapan para calon perwira TNI AU.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi lintas sektor dan kerja sama yang solid. “Para taruna dan perwira sekalian, saya mohon dukungan dan kolaborasi kita semua. Membangun infrastruktur itu seperti orkestrasi, butuh harmonisasi dari semua pihak,” ujar AHY.
Dalam pemaparannya, AHY juga menyoroti pentingnya cyber security infrastructure sebagai bagian dari sistem pertahanan modern. Ia mengingatkan bahwa meskipun teknologi terus berkembang, setiap sistem pasti memiliki celah.
“Hari ini, kekuatan pertahanan bukan lagi sekadar kekuatan fisik, tapi juga kekuatan digital. Infrastruktur siber yang canggih pun tetap memiliki kerentanan. Kalau bukan kita yang memperkuat dan menjaga, kita bisa diserang kapan saja,” ungkapnya serius.
Lebih lanjut, AHY mengajak para taruna untuk berpikir jauh ke depan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyatakan harapannya agar TNI ke depan semakin profesional, modern dalam alutsista, serta adaptif dalam taktik dan strategi.
“Jangan takut bermimpi besar. Dream big, work hard, and never ever ever give up,” pesan AHY penuh semangat. “Jadikan ini sebagai semangat hidup kalian. Mimpi besar itu harus diperjuangkan dengan kerja keras dan pantang menyerah.”
Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo bersama istri, Annisa Pohan, serta Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina.













