Gempa Sukabumi Diisukan Awal Gunung Salak Erupsi, Ini Kata Ahli

- Penulis

Jumat, 15 Desember 2023 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Ahli buka suara soal banyaknya isu gempa M 4,6 di Sukabumi pada Kamis (14/12/2023) kemarin dikaitkan dengan aktivitas tektonik Gunung Salak. Kabar tersebut menyebar dengan cepat di warganet.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan membantah isu tersebut. Dia menegaskan tak ada kaitan antara gempa dengan aktivitas tektonik Gunung Salak.

“Tidak ada [kaitannya], sampai saat ini di pos Gunung Salak tidak merekam gempa vulkanik,” kata Hendra, kepada wartawan, dikutip Jumat (15/12/2023).

Beberapa hari lalu, Hendra juga mengungkapkan tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Salak. Statusnya juga masih normal atau level 1.

Aktivitas vulkanik memang sempat mengalami kenaikan usai gempa M 4,0 di barat daya Kota Bogor pada Jumat dini hari (8/12/2023). Saat itu gempa membuat adanya gempa tektonik lokal yang membuat peningkatan lebih dari empat kali gempa per hari selama 6-8 Desember 2023.

Catatan PVMBG menunjukkan terdapat delapan gempa lokal pada 6 Desember 2023, lalu tujuh kali keesokan harinya, dan tujuh gempa lagi pada 8 Desember 2023. PVMBG juga melaporkan gempa tektonik jauh mendominasi di Gunung Salak sebanyak 31 kali dan gempa tektonik lokal 22 kali selama 1-9 Desember 2023.

Kegempaan dilaporkan cenderung normal. Meski begitu PVMBG mengimbau masyarakat tetap waspada potensi erupsi di Gunung Salah.

“Di musim hujan, tingkat kelembaban udara di sekitar kawah akan lebih tinggi, sehingga gas-gas vulkanik akan sulit terurai, yang menyebabkan konsentrasi gas-gasnya akan meningkat dan dapat membahayakan kehidupan,” jelasnya.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru