Cucu Pendiri Hermes Siapkan Tukang Kebun Sebagai Penerus Warisan Rp 170, 5 T

- Penulis

Rabu, 13 Desember 2023 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Nicolas Puech, cucu dari pendiri rumah mode terkenal Hermes, menghebohkan dunia ketika ia mengumumkan keputusannya untuk mengadopsi mantan tukang kebunnya yang berusia 51 tahun. Selain itu, Puech juga berencana mewariskan kekayaannya yang mencapai US$11 miliar atau sekitar Rp 170,5 triliun.

Sebagai keturunan generasi kelima dari Thierry Hermes, pendiri rumah mode Hermes pada tahun 1837, Puech telah mundur dari dewan pengawas perusahaan dan menyetop aktifitas bisnisnya. Namun, ia masih memiliki saham sekitar 5% dari perusahaan tersebut.

Menurut laporan dari Forbes, Puech, yang sekarang sudah berusia 80 tahun dan tidak memiliki anak, telah meminta tim kuasa hukumnya untuk mengatasi proses adopsi terhadap mantan tukang kebunnya tersebut. Meskipun ia sendiri tidak terlalu aktif dalam operasional perusahaan Hermes namun ia masih bisa mengambil keputusan yang sangat penting seperti ini.

Sementara itu, media Italia, Sky TG24 melaporkan bahwa selain akan diadopsi, mantan tukang kebun tersebut akan mendapatkan warisan sebagian besar aset Puech, termasuk properti di Marrakesh, Maroko dan Montreux di Swiss yang bernilai total US$5,9 juta atau sekitar Rp 92,1 miliar. Meskipun belum resmi diadopsi, mantan tukang kebun tersebut telah memperoleh aset tersebut.

Proses adopsi terhadap orang dewasa di Swiss, di mana Puech tinggal, sangat jarang terjadi dan membutuhkan persyaratan yang rumit. Namun, Puech telah menjanjikan untuk memenuhi semua syarat tersebut.

Majalah Fortune melaporkan bahwa keputusan yang diambil Puech ini adalah sebagai upaya untuk membentuk kembali struktur kepemilikan atas Hermes yang besar, yang saat ini diperkirakan mencapai 5% atau 6% dari jumlah total kepemilikan senilai US$220 miliar.

Pada tahun 2014, Puech mundur dari dewan pengawas perusahaan Hermes setelah rival fashion-nya, LVMH, mengakuisisi 23% saham Hermes. Saat itu, anggota keluarga Hermes telah berhasil memblokir usaha pengambilalihan tersebut dengan mendirikan perusahaan induk yang memegang saham mereka. Meski demikian, Puech berhasil mempertahankan sahamnya sendiri dan keputusan mengadopsi mantan tukang kebunnya diketahui telah memengaruhi keputusan tersebut. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB