RENTAK.ID – Membangun transportasi massal tidak cukup hanya tentang moda saja, harus dipikirkan integrasinya.
Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meresmikan pengoperasian Skybridge atau Jembatan Penyeberangan Layang yang menghubungkan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Bojonggede dengan Terminal Tipe C di Kabupaten Bogor dilansir, Minggu (10/10/2023).
Jembatan ini dibangun oleh Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggunakan dana APBN sebesar Rp. 18,33 Miliar dengan bantuan Pemerintah Kabupaten Bogor yang membantu pembebasan lahan.
Menhub berharap, kehadiran jembatan akan memudahkan masyarakat untuk mengakses transportasi massal, terlebih penumpang KRL di Bojonggede sangat banyak, mencapai 70 ribuan per harinya.
Stasiun Bojonggede menjadi stasiun komuter terpadat keempat di Jabodetabek setelah Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bogor, dan Stasiun Bekasi.
“Kehadiran jembatan ini membuat perjalanan lebih tertib dan nyaman. Kita harapkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal di daerah Bojonggede dan sekitarnya semakin meningkat,” ujar Menhub.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BPTJ Suharto menjelaskan, “Setelah diresmikan, jembatan ini diserahterimakan kepada pemerintah kabupaten bersama dengan PT. Kereta Commuter Indonesia untuk dikelola bersama. Pada kesempatan ini juga diserahkan 35 unit shelter/halte, untuk mendukung pengoperasian angkutan umum di kota bogor dengan skema Buy The Service (BTS) BISKITA Transpakuan Bogor.”
“Kita harus memikirkan bagaimana masyarakat dapat dengan mudah menggunakan angkutan umum dari rumah ke tempat tujuan. Jadi integrasi antar modanya benar-benar harus dipikirkan dengan baik, dan tentunya dengan harga yang terjangkau,” tambah Menhub.
Dalam kesempatan yang sama, pengamat transportasi Yayat Supriatna mengungkapkan, “Kehadiran Skybridge ini sangat penting untuk meningkatkan layanan transportasi massal yang berkeselamatan.”
Skybridge ini mengalihkan akses para pengguna KRL dari sisi selatan atau dari arah Jl. Raya Bojonggede untuk menggunakan jembatan ini dari arah terminal ke Stasiun KRL Bojonggede dan sebaliknya, sehingga tidak lagi keluar masuk di pintu stasiun yang ada di pinggir jalan karena seringkali menimbulkan kemacetan.
Waktu tempuh untuk melintas menggunakan Skybridge ini hanya memakan waktu sekitar 3 menit. ***






