Sebanyak 16 Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Teridentifikasi

- Penulis

Rabu, 6 Desember 2023 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR di kaki Gunung Marapai. (ist)

Tim SAR di kaki Gunung Marapai. (ist)

RENTAK.ID – Sebanyak16 Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Teridentifikasi, DVI Polda Sumbar Dipusatkan di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat telah mengidentifikasi sebanyak 16 jenazah pendaki korban erupsi Gunung Marapi. Proses identifikasi dilakukan di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.

Menurut Kabid Dokkes Polda Sumbar, Kombes Lisda Cancer, hingga saat ini tim DVI telah menerima 21 jenazah pendaki. Dari 21 jenazah tersebut, 16 sudah teridentifikasi.

“Kemarin masuk 5 jenazah pendaki, yang semuanya telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sekarang ini, kami menerima 16 jenazah pendaki, dan baru teridentifikasi 11 jenazah,” ujar Lisda pada media, Selasa (5/12/2023).

Lisda juga menyampaikan bahwa untuk 5 jenazah pendaki yang belum teridentifikasi akan dilakukan identifikasi pada Rabu, (6/12/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Kami akan melakukan identifikasi pada 5 jenazah yang belum teridentifikasi besok pagi. Hal ini karena tim medis forensik membutuhkan istirahat,” tambahnya.

Lisda menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang diterima telah teridentifikasi melalui sidik jari yang terkoneksi dengan data KTP dalam database. Jenazah korban hanya mengalami luka bakar dan masih dalam kondisi yang baik.

Selama proses identifikasi jenazah tidak membutuhkan waktu lama karena dibantu oleh tim dan dokter forensik dari Bikdokes Polda, RS Bhayangkara, RS Achmad Mochtar, empat polres, Unand, RSUP Dr M Djamil, dan tim dari Mabes Polri.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru