Peringati Hari Disabilitas Internasional, KCIC Fasilitasi Komunitas Disabilitas Naik Kereta Cepat Whoosh

- Penulis

Senin, 4 Desember 2023 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta cepat Whossh. (KCIC)

Kereta cepat Whossh. (KCIC)

RENTAK.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember, KCIC berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memfasilitasi para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Motor Disable Federation (Modif) Indonesia untuk mencoba kereta cepat Whoosh pada Minggu 3 Desember 2023.

Sebanyak 100 anggota komunitas yang berasal dari berbagai daerah melakukan perjalanan pulang pergi dari Stasiun Tegalluar menuju Stasiun Halim.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebutkan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mengenalkan kereta cepat Whoosh sebagai salah satu moda transportasi baru di Indonesia yang ramah untuk semua kalangan, termasuk pada penyandang disabilitas (fisik, sensorik, mental, dan intelektual).

“Kereta Cepat Whoosh hadir dengan berbagai fasilitas yang ramah disabilitas sehingga menunjang para penyandang disabilitas untuk melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung ataupun sebaliknya,” ujar Eva. Senin (4/12/2023).

Eva menyebutkan fasilitas ramah disabilitas itu dihadirkan di area stasiun dan di dalam kereta. Eva menyebutkan tersedia lift yang bisa digunakan penumpang dengan disabilitas fisik untuk naik dan turun dari ruang tunggu hingga ke peron tanpa perlu menggunakan tangga.

Tersedia pula gate khusus yang dapat mengakomodir lebar kursi roda saat akan melakukan boarding. Bagi penumpang tuna netra, tersedia guiding block pada lantai dan tombol braile pada lift untuk memandu penumpang menuju berbagai lokasi di area stasiun.

Untuk meningkatkan kenyamanan, disediakan toilet aksesibel yang ramah bagi penumpang dengan kebutuhan khusus saat berada di stasiun maupun di dalam kereta. Toilet tersebut cukup luas dan dapat memungkinkan bagi penumpang dengan kursi roda untuk memutar arah di dalam toilet.

Pengumuman terkait jadwal keberangkatan yang dilengkapi dengan nomor gate check in, nomor peron, stasiun awal dan akhir juga terus disampaikan sebagai salah satu penanda yang dapat dimanfaatkan bagi para penyandang disabilitas.

Selama dalam perjalanan, terdapat 30 kursi yang dapat digunakan untuk penumpang disabilitas. Kursi-kursi tersebut ditempatkan di ujung-ujung kereta untuk mempermudah pergerakan penumpang disabilitas.

Khusus untuk kursi bagi penumpang disabilitas di kereta 4 memiliki kelebihan yaitu, memiliki area penyimpanan kursi roda, dekat dengan tombol darurat, serta berada di depan toilet khusus disabilitas.

“Tidak hanya dalam bentuk fasilitas, seluruh petugas yang berada di stasiun maupun di dalam kereta juga akan kami siapkan di berbagai titik. Pegawai tersebut dilatih agar sigap memberikan pelayanan dan penanganan kepada para penumpang yang memiliki kebutuhan khusus,” ujar Eva.

Ketua Umum Modif Indonesia (Motor Disable Federation Indonesia), Januar Nugraha bersyukur dan merasa senang bisa mencoba kereta cepat Whoosh. Januar menyebutkan kereta cepat Whoosh menjadi hal baru bagi ia dan teman-teman penyandang disabilitas dan sepanjang beraktifitas di Stasiun serta di kereta sejumlah fasilitas sudah masuk kategori ramah disabilitas sehingga ini bisa menjadi pilihan para penyandang disabilitas untuk perjalanan dari Jakarta menuju Bandung atau sebaliknya.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Harapannya ke depan agar semua moda transportasi dan fasilitas publik semakin ramah untuk penyandang disabilitas. Khususnya layanan proritas dengan pendampingan khusus yang sudah diterapkan di Kereta Cepat dapat diterapkan juga di semua moda transportasi, mengingat penyandang disabilitas membutuhkan waktu yang lebih untuk beraktifitas seperti naik turun saat menggunakan moda transportasi publik dibandingkan dengan penumpang lainnya.” tutup Januari. (**)


Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru