Ini Bisikan Jokowi ke Ganjar: Habis Dilantik Presiden Besok Langsung Masuk Kedaulatan Pangan

- Penulis

Jumat, 29 September 2023 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan kepada Ganjar Pranowo agar mewujudkan kedaulatan pangan apabila duduk sebagai pemimpin nanti.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berpidato dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023).

Jokowi mengatakan itu setelah mendengarkan paparan Ganjar yang ingin mewujudkan kedaulatan pangan.

Eks gubernur DKI Jakarta ini mengatakan saat ini terjadi kenaikan harga pangan dunia lantaran stok pangan ditahan oleh masing-masing negara. Menurut Jokowi, ada 19 negara sekarang ini sudah tidak mengekspor pangan.

“Bahkan tadi pagi saya baca lagi bukan 19 lagi, tetapi 22 negara saat ini sudah tidak mau mengekspor bahan pangannya termasuk di dalamnya adalah beras. Ada Uganda, Rusia, India, Bangladesh, Pakistan, dan Myanmar terakhir juga akan masuk lagi tidak mengekspor bahan pangannya,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi menilai apabila kondisi ini terus berlanjut, maka semua harga bahan pokok semuanya akan naik.

Jokowi juga sependapat dengan arahan Ketua Umum PDIP Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya pada Rakernas bertema “Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia’ dengan subtema ‘Pangan Sebagai Lambang Supremasi Kepemimpinan Indonesia Bagi Dunia’ ini.

Megawati juga menyoroti tentang betapa pentingnya kedaulatan pangan bagi negara.

“Sekali lagi saya sangat setuju apa yang tadi disampaikan oleh Ibu Ketua Umum Bu Mega, semuanya setuju, dan lebih setuju lagi apa yang disampaikan Calon Presiden Pak Ganjar Pranowo. Tadi saya bisik-bisik ke beliau. Pak, nanti abis dilantik besoknya langsung masuk kedaulatan pangan. Enggak usah lama-lama. Perencanaannya disiapkan sekarang, begitu dilantik, besok langsung masuk ke kerja kedaulatan pangan sehingga swasembada pangan, ketahanan pangan,nkedaulatan pangan itu betul-betul kita miliki,” kata dia.

Jokowi merasa kondisi saat ini sangat mengerikan bila berbicara soal pangan.

“Ngeri sekali kalau melihat cerita semua negara sekarang mengerem semuanya tidak ekspor pangannya. Gandum sudah, beras sudah, gula sudah, semuanya ngerem semuanya. Oleh sebab itu, sepuluh tahun ke depan, lima tahun ke depan, 10 tahun ke depan memang visi taktis itu harus kita miliki, bukan visi misi yang terlalu bagus di awang-awang, tapi visi taktis, rencana kerja detail, harus kita miliki dan saya yakin Pak Ganjar mampu menyelesaikan ini,” jelas Jokowi.

Berita Terkait

Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR
Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan
GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK
Prabowo Lantik Suahasil Nazar sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
HUT ke-25 Demokrat, AHY Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR

Minggu, 27 September 2026 - 10:34 WIB

Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Jumat, 25 September 2026 - 19:23 WIB

IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:39 WIB

GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazar sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru