JAKARTA – Sebanyak 361 kilogram lebih sampah berhasil dikumpulkan dari bantaran Sungai Ciliwung di Depok melalui aksi bersih sungai yang digelar PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Tak sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan, pengelolaan sampah, dan literasi keuangan bagi generasi muda.
Program River Clean-Up tersebut melibatkan karyawan dan tenaga pemasar Prudential Indonesia yang tergabung dalam PRUVolunteers, bersama Langit Biru Pertiwi, Yayasan Ciliwung Lestari, Veritas Edukasi Lingkungan (VEL), serta para pelajar.
Sampah yang terkumpul didominasi material tekstil, styrofoam, karet, serta plastik bernilai tinggi dan rendah. Seluruh sampah dipilah dan ditimbang untuk selanjutnya dikelola secara bertanggung jawab.
Aksi ini menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kondisi Sungai Ciliwung yang masih menghadapi persoalan pencemaran serius, demikian rilis yang diterima redaksi Rentak.id, Kamis (29/10/2026).
Data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) per Agustus 2025 mencatat, sebanyak 87,09 persen pencemar Sungai Ciliwung berasal dari limbah domestik. Sumber pencemaran lainnya meliputi limbah peternakan sebesar 4,91 persen, sampah 4,58 persen, limbah industri 3,37 persen, dan pertanian 0,05 persen.
Tumpukan sampah di sungai juga berpotensi menghambat aliran air dan memperbesar risiko banjir. Selain itu, lingkungan yang tercemar dapat meningkatkan ancaman gangguan kesehatan bagi warga, mulai dari diare dan infeksi kulit hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Benedict Wermter, yang dikenal sebagai Bule Sampah, pegiat edukasi lingkungan sekaligus Founder Veritas Edukasi Lingkungan, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah perlu diikuti pemahaman mengenai solusi dan perubahan kebiasaan sehari-hari.
“Masyarakat Indonesia sudah memiliki kesadaran terhadap permasalahan sampah, tetapi kita masih perlu terus belajar mengenai solusi yang dapat dilakukan,” ujar Benedict.
Menurut dia, kegiatan River Clean-Up menjadi kesempatan bagi relawan dan pelajar untuk belajar bersama sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan nyata.
“Perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap setiap orang dapat mulai mengubah kebiasaannya, bahkan mulai besok hari, dan mengajak orang lain untuk melakukan perubahan yang sama,” katanya.
Libatkan 50 Pelajar, Edukasi Lingkungan hingga Keuangan
Prudential Indonesia tidak hanya berfokus pada aksi membersihkan sungai. Program ini juga membekali 50 siswa SMPN 34 Depok dengan edukasi mengenai pengelolaan sampah, kesehatan, dan literasi keuangan.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu para pelajar memahami bahwa kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh kondisi lingkungan, tetapi juga oleh kebiasaan menjaga kesehatan dan kemampuan mempersiapkan masa depan finansial.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan lingkungan yang sehat merupakan fondasi penting bagi masyarakat yang sehat dan berdaya.
“Lingkungan yang sehat merupakan salah satu fondasi bagi masyarakat yang sehat dan berdaya. Karena itu, upaya menjaga lingkungan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran akan kesehatan dan kemampuan seseorang dalam mempersiapkan masa depan finansialnya,” ujar Karin.
Ia menjelaskan, melalui River Clean-Up di Sungai Ciliwung, Prudential Indonesia ingin meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami percaya perlindungan yang bermakna harus hadir secara holistik, mulai dari menjaga kelestarian alam, memelihara kesehatan fisik, hingga memperkuat ketahanan finansial,” katanya.
Karin berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang, terutama bagi generasi muda dan masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Ciliwung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Prudential Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui integrasi aspek lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program keberlanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Prudential Indonesia, “Janji, Jadi Nyata”.
Penulis : lazir
Editor : ameri






