Kementerian PU Bina 41.824 Pekerja Konstruksi, Surabaya Catat Angka Tertinggi

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kerja konstruksi yang dibina (foto. pu)

Tenaga kerja konstruksi yang dibina (foto. pu)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah membina 41.824 tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia hingga 22 Oktober 2026. Program ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pekerja sekaligus memperkuat standar keselamatan dan kualitas pembangunan infrastruktur nasional.

Melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK), Kementerian PU terus memperluas pembinaan dan sertifikasi agar tenaga kerja konstruksi memiliki keahlian sesuai bidangnya serta mampu memenuhi kebutuhan industri.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, sertifikasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang profesional, efisien, dan mengutamakan keselamatan kerja.

“Asta Cita juga menugaskan kami untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Karena itu, pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi kendaraan kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Dody, Minggu (25/10/2026).

Surabaya Catat Pembinaan Terbanyak

Dari tujuh Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW), Surabaya mencatat jumlah pembinaan tenaga kerja konstruksi terbanyak, yakni 14.288 orang.

BJKW III Jakarta menyusul dengan 6.872 tenaga kerja, sedangkan BJKW VI Makassar membina 6.691 orang.

Sementara itu, BJKW I Banda Aceh mencatat 4.867 tenaga kerja, BJKW II Palembang sebanyak 3.478 orang, BJKW V Banjarmasin 3.311 orang, dan BJKW VII Jayapura sebanyak 2.317 orang.

Pembinaan tersebut dilaksanakan melalui balai wilayah dan kerja sama dengan berbagai mitra DJBK. Sebarannya mencakup berbagai daerah untuk memperkuat ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten.
Tak Hanya Keterampilan Teknis
Program pembinaan menyasar tenaga kerja konstruksi terampil jenjang 1–6 dan tenaga ahli jenjang 7. Kementerian PU juga membina instruktur, asesor, tenaga kerja konstruksi percontohan, serta tenaga kerja strategis yang mendukung manajemen atau Dukman.

Melalui program ini, pemerintah mendorong pekerja tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memahami standar mutu, keselamatan, dan profesionalisme dalam pelaksanaan proyek.

Kementerian PU berkomitmen memperluas pembinaan dan meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas sekaligus membuka peluang kerja yang lebih baik.

Dengan tenaga kerja yang semakin terampil dan tersertifikasi, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang andal dan aman, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis : dafri jh

Editor : ami

Berita Terkait

3.000 Anak Muda Ramaikan Merah Muda Fest 2026, Ada Aksi Kreatif hingga Donasi Karhutla
Waspada Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Jangan Asal Klik Link
Kena PHK pada 2024–2026? Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi, Ini Cara Daftarnya
Hutan Terbakar Tak Bisa Pulih 100 Persen, Ateng Sutisna Desak Pemulihan Lingkungan
Menko Polkam Pimpin Pertemuan 8 Negara, Terorisme hingga Kejahatan Siber Jadi Sorotan
Ahmad Irawan Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan MBG dan Dana Daerah
Hasil Riset Jangan Berhenti di Laboratorium, Wamentan Dorong Hilirisasi Kopi dan Kakao
133 Alumni MagangHub Direkrut BRI, Menaker Minta Kuota Magang Ditambah

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Kementerian PU Bina 41.824 Pekerja Konstruksi, Surabaya Catat Angka Tertinggi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:28 WIB

3.000 Anak Muda Ramaikan Merah Muda Fest 2026, Ada Aksi Kreatif hingga Donasi Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Waspada Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Jangan Asal Klik Link

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Kena PHK pada 2024–2026? Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hutan Terbakar Tak Bisa Pulih 100 Persen, Ateng Sutisna Desak Pemulihan Lingkungan

Berita Terbaru