JAKARTA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah mulai menjadi perhatian DAMRI karena berpotensi mengganggu kelancaran operasional armada dan perjalanan penumpang. Perusahaan transportasi milik negara ini pun berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk mengupayakan pasokan BBM dan meminimalkan dampak terhadap layanan.
Berdasarkan laporan kantor cabang, kelangkaan BBM terjadi di 16 wilayah, mulai dari Lampung, Jambi, Jabodetabek, Pangkal Pinang, Medan, Denpasar, Surabaya, Manado, Kupang, Makassar, hingga Mamuju.
Kondisi serupa juga dilaporkan di sejumlah wilayah Papua, yakni Manokwari, Jayapura, Sorong, Sorong Selatan, dan Mimika.
DAMRI terus memantau perkembangan di setiap daerah untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan. Koordinasi dengan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait dilakukan guna mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM bagi armada yang beroperasi.
Head of Corporate Communication DAMRI, Niken Pratiwi Syah Putri Distian, mengatakan perusahaan berupaya menjaga layanan tetap berjalan di tengah keterbatasan pasokan BBM.
“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM bagi operasional armada. Pemantauan juga dilakukan secara berkala agar potensi dampak terhadap layanan dapat diantisipasi dan ditangani sesuai kondisi di lapangan,” ujar Niken.
Ia menegaskan, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas perusahaan dalam menghadapi situasi tersebut.
“DAMRI memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM di sejumlah wilayah. Keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama DAMRI,” katanya.
Di tengah kondisi yang masih dipantau, DAMRI mengimbau masyarakat untuk memeriksa informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi perusahaan sebelum melakukan perjalanan. Langkah ini penting untuk memastikan jadwal keberangkatan dan mengetahui kemungkinan penyesuaian operasional.
Jika terjadi perubahan layanan, DAMRI menyatakan informasi akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.
DAMRI juga memastikan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan langkah penanganan dengan perkembangan di lapangan.
Kepastian pasokan BBM menjadi salah satu faktor penting bagi kelancaran operasional transportasi, terutama untuk layanan yang mengandalkan perjalanan antarkota dan mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, perkembangan situasi di 16 wilayah tersebut akan menjadi perhatian dalam upaya menjaga pelayanan kepada pelanggan.
Perusahaan mengapresiasi pengertian dan kepercayaan pelanggan serta meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi sebelum berangkat agar dapat mengantisipasi kemungkinan perubahan perjalanan.
Penulis : dafri jh
Editor : ami






