JAKARTA – Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk memastikan beras yang diterima masyarakat memiliki kualitas terbaik, aman dikonsumsi, dan memenuhi standar mutu, termasuk bagi warga di wilayah Papua.
Kepastian tersebut disampaikan usai Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, meninjau langsung kondisi stok serta proses pengendalian mutu beras di Kompleks Pergudangan BULOG Argapura, Jayapura, Papua.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Ahmad Rizal memeriksa secara langsung tahapan pengawasan kualitas beras yang diterapkan BULOG. Mulai dari pemeriksaan fisik, pengujian kadar air, penimbangan ulang, hingga pengujian persentase butir patah (broken) menggunakan peralatan laboratorium. Seluruh proses itu merupakan bagian dari standar pengendalian mutu untuk memastikan beras yang disalurkan kepada masyarakat tetap dalam kondisi prima.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa tugas BULOG tidak hanya menjaga ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), tetapi juga memastikan kualitas beras tetap terpelihara sejak masuk ke gudang hingga diterima masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu bimbang ataupun ragu terhadap kualitas beras BULOG. Kami memastikan setiap beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan memenuhi standar mutu. Komitmen kami bukan hanya menjaga ketersediaan stok nasional, tetapi juga memastikan setiap butir beras yang diterima masyarakat telah melalui proses pengawasan kualitas yang ketat, termasuk untuk masyarakat di Papua,” ujar Rizal, dikuti Rabu (8/7/2026).
Selain mengecek kualitas beras, Rizal juga meninjau kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah di wilayah Papua. Saat ini, BULOG mengelola sekitar 17 ribu ton stok beras yang tersebar di berbagai gudang di seluruh Papua.
Ke depan, BULOG menargetkan peningkatan stok hingga sekitar 50 ribu ton atau hampir tiga kali lipat dari kondisi saat ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan.
Untuk menjaga ketersediaan pasokan, BULOG memperkuat distribusi beras ke Papua melalui mobilisasi stok dari sejumlah daerah sentra produksi nasional, seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Strategi ini diharapkan mampu memastikan pasokan tetap aman sekaligus memperlancar distribusi ke berbagai wilayah di Tanah Papua.
Rizal menambahkan, BULOG akan terus menjalankan arahan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan stok dan distribusi pangan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian, BULOG harus hadir sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat dalam bidang logistik pangan. Karena itu kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pengelolaan stok, serta memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik sehingga kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah paling timur Indonesia, dapat terpenuhi dengan baik,” kata Rizal.
Melalui pengawasan mutu yang konsisten, penguatan cadangan beras, serta distribusi yang berkelanjutan, Perum BULOG menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan masyarakat di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, memperoleh akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan tersedia secara merata.
Penulis : lazir
Editor : ameri






