Bulog Percepat Bantuan Pangan dan SPHP, Stok Beras Nasional Tembus 5,3 Juta Ton

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhanidi gudang BULOG (dok. bulog)

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhanidi gudang BULOG (dok. bulog)

JAKARTA – Pemerintah terus menggenjot berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga beras di tengah dinamika pasar yang terjadi di sejumlah daerah. Salah satu upaya yang kini dipercepat adalah penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat serta distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui berbagai jalur distribusi resmi.

Perum BULOG memastikan ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung berbagai program intervensi pemerintah. Hingga awal Juni 2026, cadangan beras yang dikelola BULOG tercatat mencapai sekitar 5,3 juta ton.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan stok tersebut menjadi modal kuat pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menahan laju kenaikan harga beras di tingkat konsumen.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani, sABTU (6/6/20260.

Ia menjelaskan, percepatan penyaluran bantuan pangan terus dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hingga 6 Juni 2026, realisasi distribusi bantuan pangan beras telah mencapai hampir 60 persen dari target nasional.

Sebanyak hampir 20 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) telah menerima bantuan tersebut dari total sasaran 33,2 juta PBP. Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan sepenuhnya hingga akhir Juni 2026.

Menurut Ahmad Rizal, program bantuan pangan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga daya beli sekaligus meredam tekanan harga beras di pasar.

Selain bantuan pangan, BULOG juga mengoptimalkan penyaluran beras SPHP yang hingga kini telah mencapai 315 ribu ton. Beras tersebut didistribusikan melalui pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” katanya.

Pemerintah menilai kombinasi antara bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dukungan stok yang besar serta jaringan distribusi yang luas diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras di seluruh wilayah.

BULOG juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu guna mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup Ahmad Rizal Ramdhani.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB