Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar untuk Perkuat Konektivitas di DOB Papua

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Jalan Kali Bumi–Bandara Karadiri (dok. pu)

Pembangunan Jalan Kali Bumi–Bandara Karadiri (dok. pu)

JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Daerah Otonom Baru (DOB) Papua guna membuka keterisolasian wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada Tahun Anggaran (TA) 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp337,83 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jaringan jalan serta jembatan di sejumlah wilayah DOB Papua.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas antarkawasan, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Papua yang masih menghadapi tantangan geografis.

“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di Papua. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” ujar Dody.

Melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU saat ini tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis. Hingga 18 Mei 2026, realisasi keuangan program pembangunan jalan dan jembatan di DOB Papua telah mencapai Rp56,03 miliar atau 16,58 persen dari total anggaran, dengan progres fisik mencapai 20,56 persen.

Di Provinsi Papua Selatan, pembangunan difokuskan pada rekonstruksi Jalan Simpang Kuprik–Kampung SP 9–SP 3 Salor. Proyek tersebut mencakup Segmen 3 sepanjang 5 kilometer dan Segmen 4 sepanjang 6,8 kilometer yang menjadi akses vital bagi kawasan pemerintahan dan sentra ekonomi baru di wilayah selatan Papua.

Sementara itu, di Papua Tengah, Kementerian PU membangun Jalan Kali Bumi–Bandara Karadiri sepanjang 1,27 kilometer yang saat ini mencatat progres fisik 29,48 persen. Selain itu, pembangunan Jalan Waroki–Kali Bumi menuju bandara baru sepanjang 4,13 kilometer juga terus berjalan untuk memperkuat akses menuju fasilitas transportasi udara dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Upaya peningkatan kapasitas jalan eksisting juga dilakukan melalui pelebaran Jalan Batas Kota Nabire–Wanggar sepanjang 7,25 kilometer. Hingga kini, proyek tersebut telah mencapai progres fisik 39,64 persen dan diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang di kawasan Nabire dan sekitarnya.

Tidak hanya membangun jalan, Kementerian PU juga mengerjakan pembangunan Jembatan Kali Bumi Bawah sepanjang 100 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan jaringan transportasi sekaligus menjamin kelancaran konektivitas antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi geografis.

Secara keseluruhan, anggaran pembangunan untuk DOB Papua yang dikelola Kementerian PU pada TA 2026 mencapai Rp1,17 triliun. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk sektor konektivitas melalui Ditjen Bina Marga, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur dasar lainnya melalui Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Sumber Daya Air.

Melalui berbagai proyek tersebut, pemerintah berharap konektivitas wilayah di DOB Papua semakin kuat, sehingga mampu membuka peluang investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara lebih merata.

Penulis : guntar

Editor : Ami

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru