Arus Balik Long Weekend, Penumpang Whoosh Tembus 12 Ribu Hingga Siang

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Whoosh (dok. rentak.id)

Penumpang Whoosh (dok. rentak.id)

JAKARTA – Arus balik libur panjang mulai terasa pada layanan kereta cepat Whoosh, Minggu (31/5/2026). Hingga pukul 12.00 WIB, jumlah tiket yang terjual telah melampaui 12 ribu, sementara total penumpang sepanjang hari diperkirakan dapat mencapai 20 ribu orang hingga keberangkatan kereta terakhir.

Lonjakan penumpang terutama terlihat pada rute Bandung menuju Jakarta. Sekitar 50 persen perjalanan Whoosh hari ini didominasi penumpang yang kembali ke Jakarta dari Bandung. Sementara itu, 42 persen penumpang bergerak dari Jakarta menuju Bandung, dan sisanya merupakan perjalanan yang melibatkan Stasiun Karawang.

Peningkatan jumlah pengguna Whoosh terjadi seiring berakhirnya masa libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan berbagai aktivitas lainnya.

General Manager Corporate Secretary Eva Chairunisa mengatakan arus balik dari Bandung menuju Jakarta mulai meningkat sejak pagi dan diperkirakan terus berlangsung hingga malam hari, terutama pada jadwal-jadwal keberangkatan favorit.

“Kami menyarankan masyarakat yang akan menggunakan layanan Whoosh pada masa arus balik untuk melakukan pengecekan ketersediaan tiket terlebih dahulu serta melakukan transaksi melalui jalur online agar lebih mudah mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan serta melakukan pembelian tiket lebih awal,” ujar Eva.

Untuk memudahkan perjalanan, penumpang dapat mengecek jadwal, ketersediaan kursi, serta membeli tiket secara daring melalui aplikasi Whoosh maupun berbagai platform digital yang telah bekerja sama.

KCIC juga mengimbau masyarakat yang berangkat dari Bandung dan sekitarnya untuk memanfaatkan layanan KA Feeder gratis dari Stasiun Bandung dan Cimahi menuju Padalarang. Layanan tersebut telah terintegrasi dengan seluruh jadwal keberangkatan Whoosh dan dinilai menjadi alternatif yang praktis karena bebas dari kemacetan.

Eva menegaskan, calon penumpang perlu mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan cermat agar tidak tertinggal kereta. Selain itu, penumpang disarankan datang lebih awal karena gate keberangkatan untuk layanan Whoosh maupun KA Feeder ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan.

“Dengan memanfaatkan layanan yang sudah terintegrasi dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan arus balik yang lebih nyaman, praktis, dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” tutupnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar
Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23
Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak
DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan
Puluhan Jam Menyusuri Sungai, Jalan Darat Mahakam Ulu Buka Harapan Baru
AirNav Indonesia dan Telkom University Kembangkan AI untuk Navigasi Penerbangan
Bukan Cuma Sepeda Motor, Kendaraan Roda Tiga Dinilai Punya Masa Depan di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:51 WIB

DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan

Berita Terbaru