Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati (dok. rentak.id)

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati (dok. rentak.id)

JAKARTA – Program bedah rumah kembali mendapat sorotan sebagai upaya nyata pemerintah dalam memperbaiki kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), negara hadir tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam mewujudkan rumah layak huni.

Program yang menjadi salah satu prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto ini terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan hingga 3 juta rumah layak huni sampai tahun 2029.

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, menyampaikan bahwa setiap tahunnya BSPS ditargetkan mampu menjangkau sekitar 400 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

“BSPS ini merupakan program stimulan, bukan bantuan penuh. Pemerintah hadir untuk mendorong masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam memperbaiki rumahnya secara mandiri,” ujar Sari saat penyerahan BSPS di Lombok Timur, NTB, Minggu (3/5/2026).

Melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, setiap unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan, sementara Rp2,5 juta digunakan untuk upah tenaga kerja. Penyaluran dana dilakukan langsung kepada penyedia material dan tukang guna memastikan transparansi penggunaan anggaran.

Sari menegaskan bahwa program BSPS mengedepankan semangat gotong royong. Apabila kebutuhan renovasi melebihi nilai bantuan, masyarakat didorong untuk menambah secara swadaya.

“Tujuan akhirnya bukan hanya memperbaiki rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Rumah layak berdampak langsung pada kesehatan keluarga, lingkungan yang lebih sehat, hingga produktivitas ekonomi,” jelasnya.

Ia juga memastikan komitmen DPR untuk terus mengawal pelaksanaan BSPS agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada tahun 2026, alokasi BSPS di Pulau Lombok mencapai 1.400 unit rumah, dengan Lombok Timur memperoleh sekitar 350 unit.

Selain itu, Sari mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melanjutkan program pro-rakyat dari pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas pembangunan sekaligus mempercepat pencapaian target nasional.

“Jika program ini berjalan optimal dan merata, maka cita-cita menuju NTB mandiri bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan,” pungkas Legislator Dapil NTB II.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global
Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah
Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh
AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:31 WIB

Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:19 WIB

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Berita Terbaru