JAKARTA – Langit Ibu Kota diperkirakan akan lebih sering diselimuti awan tebal pada awal pekan ini. Warga Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama pada Sabtu (10/11/2025), seiring adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi kondisi cuaca Jakarta sepanjang hari akan didominasi mendung tebal. Hujan ringan berpeluang mengguyur Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, serta wilayah selatan Kepulauan Seribu.
Pada pagi hari, hampir seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berada dalam kondisi berawan tebal. Khusus Jakarta Selatan dan Timur, hujan ringan diprediksi turun secara sporadis. Sementara itu, bagian selatan Kepulauan Seribu juga berpotensi mengalami hujan ringan, sedangkan wilayah utara kepulauan cenderung hanya berawan. Adapun Jakarta Pusat diperkirakan berawan dengan suhu berkisar 25 hingga 32 derajat Celsius.
Secara umum, suhu udara di Jakarta berada pada rentang 25–32 derajat Celsius. Untuk wilayah Kepulauan Seribu, suhu sedikit lebih rendah, yakni sekitar 27–28 derajat Celsius. Kelembaban udara tercatat cukup tinggi, berada di kisaran 61 hingga 88 persen, dengan angin bertiup dari timur laut hingga selatan berkecepatan 5–15 km/jam. Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa pengap serta meningkatkan risiko genangan di sejumlah titik rawan banjir.
“Cuaca pagi di Jakarta cenderung berawan,” tulis BMKG dalam laporan resminya yang dikutip dari laman bmkg.go.id. Lembaga tersebut juga mencatat pola cuaca serupa telah terjadi sejak akhir pekan akibat dominasi angin muson yang masih kuat di kawasan Jabodetabek.
BMKG pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dalam beraktivitas. Selain membawa payung atau jas hujan, warga juga dianjurkan tetap menggunakan pelindung kulit saat matahari muncul di sela-sela mendung. “Tetap harus melindungi kulit Anda dengan memakai sunscreen,” tegas BMKG.
Bagi pengendara, pejalan kaki, hingga pelaku usaha logistik, memantau pembaruan informasi cuaca menjadi langkah penting. Pasalnya, hujan ringan sekalipun dapat memicu genangan di jalur-jalur padat, terutama di wilayah selatan dan timur Jakarta.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana













