Koordinasi Angkutan Lebaran 2026 Dinilai Normatif, Publik Tunggu Langkah Nyata dari Dudy Purwagandhi dan Khofifah Indar Parawansa

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhub Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (dok. rentak.id)

Menhub Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan kesiapan layanan transportasi menjadi fokus utama pemerintah dalam menghadapi lonjakan mobilitas pada Angkutan Lebaran 2026. Hal itu disampaikan usai rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/2/2026).

Menurut Dudy, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai simpul pergerakan nasional, baik sebagai daerah asal maupun tujuan pemudik, sekaligus penghubung koridor Jawa–Bali.

“Jawa Timur merupakan salah satu pusat mobilitas terbesar saat Lebaran. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk memastikan transportasi berjalan aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujar Dudy.

Ia mengungkapkan, pemerintah menyiapkan strategi pelayanan terpadu antarmoda untuk mengantisipasi tingginya pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang secara nasional.

“Kami mengoptimalkan kapasitas angkutan massal, menyesuaikan jadwal operasi, serta mengatur distribusi penumpang berbasis simpul transportasi agar tidak terjadi penumpukan di terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara,” jelasnya.

Selain penguatan layanan, aspek keselamatan juga menjadi prioritas melalui pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan penumpang serta pengawasan intensif di titik rawan kepadatan.

“Kesiapan sarana dan prasarana harus diikuti dengan pengawasan yang ketat. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik maupun arus balik,” tegas Dudy.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh kebijakan nasional tersebut.

“Pemprov Jawa Timur berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelayanan transportasi Lebaran dapat berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” kata Khofifah.

Pemerintah berharap langkah antisipatif yang disiapkan dapat mengelola lonjakan mobilitas secara terukur serta meminimalkan potensi gangguan operasional selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada
Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September
Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung
Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup
Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Rp3 Triliun untuk Motor Listrik Disorot, Djoko Setijowarno: Lebih Baik Perkuat Bus Listrik
AirNav Resmi Operasikan JARKOMPENAS, Perkuat Transformasi Digital Navigasi Penerbangan
Lima Bandara Kembali Layani Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:28 WIB

Wisatawan Kapal Pesiar Berburu Pesona Cenderawasih di Aisandami, DAMRI Siapkan 3 Armada

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Tol Jakarta-Tangerang Dipelihara, Jembatan Cisadane Direkonstruksi hingga 19 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIB

Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung

Minggu, 13 September 2026 - 08:25 WIB

Tol JORR Direkonstruksi hingga 18 September, Cek Titik Lajur yang Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Dipelihara Mulai 12 September, Cek Lokasi dan Jadwalnya

Berita Terbaru