Nurul Arifin Sebut Pembatasan Gadget Jadi Fondasi Kesehatan Mental Anak di Era Digital

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Wacana pembatasan penggunaan gadget bagi anak yang tengah disiapkan pemerintah mendapat dukungan dari artis sekaligus anggota DPR RI, Nurul Arifin. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk melindungi kesehatan mental dan perkembangan generasi muda Indonesia di tengah derasnya arus digitalisasi.

Melalui pernyataan yang disampaikan di akun Instagram pribadinya, Nurul Arifin menegaskan bahwa regulasi ini diperlukan agar anak-anak tidak tumbuh tanpa batas dalam mengakses dunia digital.

Menurut Nurul Arifin, pengaturan penggunaan gadget akan sangat membantu peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak. Tanpa batasan yang jelas, anak berisiko terpapar konten negatif yang bisa berdampak pada perilaku maupun kondisi psikologisnya.

Nurul Arifin juga menekankan bahwa keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, proses belajar, dan kehidupan sosial anak menjadi kunci utama dalam membangun generasi yang sehat secara mental dan emosional.

Lebih jauh, Nurul Arifin meluruskan anggapan bahwa kebijakan pembatasan gadget bertujuan menjauhkan anak dari teknologi.

Sebaliknya, Nurul menilai pembatasan justru menjadi cara agar anak mengenal dunia digital secara bertahap, sesuai usia, dan dengan pendampingan yang memadai.

Nurul menyoroti sejumlah dampak yang dapat timbul akibat paparan layar berlebihan, mulai dari gangguan konsentrasi, pola tidur, hingga menurunnya kualitas interaksi sosial anak di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, ia berharap kebijakan ini dapat mendorong platform digital dan edukasi untuk lebih serius menghadirkan konten ramah anak yang bersifat mendidik dan membangun.

Menurut Nurul, keberhasilan pembatasan gadget tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif orang tua dan sekolah dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat.

“Menjaga anak hari ini adalah investasi untuk masa depan. Anak yang tumbuh dengan kesadaran digital akan menjadi generasi yang lebih kuat dan berdaya,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Aksi Seru Jackie Chan di Bleeding Steel Tayang Malam Ini, Penuh Ledakan dan Misteri!
Logan Lucky di Bioskop Trans TV Hari Ini: Perampokan Gila-Gilaan Penuh Tawa dari Duo Saudara ‘Sial’
Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang
Tamara Bleszynski Berdamai dengan Putranya, Teuku Rassya
Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan
Sandec Music Publisher Diresmikan, Bidik Pemberdayaan Musisi dan Pencipta Lagu
Royalti Dangdut Melorot, DPR Desak LMKN Buka “Kotak Hitam” Pengelolaan Dana
The Brandals Hadirkan Balada Gelap Penuh Realita di “Di Pinggir Marjin”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:01 WIB

Aksi Seru Jackie Chan di Bleeding Steel Tayang Malam Ini, Penuh Ledakan dan Misteri!

Jumat, 17 April 2026 - 06:41 WIB

Logan Lucky di Bioskop Trans TV Hari Ini: Perampokan Gila-Gilaan Penuh Tawa dari Duo Saudara ‘Sial’

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WIB

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 April 2026 - 19:28 WIB

Tamara Bleszynski Berdamai dengan Putranya, Teuku Rassya

Rabu, 15 April 2026 - 19:24 WIB

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Berita Terbaru