AHY: SMA Taruna Nusantara Malang Jadi Pilar Pembangunan SDM Indonesia Emas 2045

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (dok. rentak.id)

AHY dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (dok. rentak.id)

MALANAG – Pemerintah terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul melalui pengembangan sekolah-sekolah berasrama berkualitas. Salah satunya ditandai dengan peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Selasa (13/1/2026).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, kehadiran SMA Taruna Nusantara Malang merupakan langkah strategis negara dalam menyiapkan generasi emas Indonesia menuju 2045.

“SMA Taruna Nusantara Malang menempatkan pembentukan karakter sebagai inti pendidikan, sejalan dengan prestasi akademik dan kepemimpinan, untuk menyiapkan SDM unggul menuju Generasi Emas 2045,” ujar Menko AHY saat memotivasi para siswa.

Menko AHY menekankan, pembangunan kampus ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menciptakan sistem pendidikan yang terstruktur, meritokratis, dan inklusif. Menurutnya, infrastruktur pendidikan berkualitas adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan wilayah serta membuka kesempatan yang setara bagi seluruh daerah.

Sebagai alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 5, AHY menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sekolah ini agar semakin maju dan konsisten mencetak kader-kader terbaik bangsa.

“Kemenko Infrastruktur akan selalu siap mendukung penguatan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dan merata. No one left behind,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan dan kekuatan suatu bangsa sangat ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, pendidikan menjadi instrumen utama pembangunan nasional.

“SMA Taruna Nusantara didirikan untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kapasitas akademik unggul, untuk dibina dan diberi kesempatan terbaik agar kelak menjadi kader pembangunan bangsa yang berguna,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan, demokrasi, serta menjadi kunci pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan rencana pengembangan SMA Taruna Nusantara di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah hadir di Magelang dan Malang dengan total enam kampus, serta akan dikembangkan di sejumlah daerah lain seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Selatan.

Pemerintah juga menargetkan pembentukan sekolah unggulan baru bernama SMA Garuda, dengan visi menghadirkan minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi.

“Kita ingin mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang patriotik, cinta tanah air, berakhlak baik, jujur, dan bertanggung jawab. Pemimpin yang akan mengabdi sepenuhnya untuk rakyat dan bangsanya,” tegas Presiden.

Selain pembangunan sekolah unggulan, Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk merenovasi sekitar 60 ribu sekolah dari total sekitar 300 ribu sekolah di seluruh Indonesia pada tahun ini, guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional.

Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang turut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto.

Hadir pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Fauzan, Anggota DPR RI Danang W dan Meiriza Endipat, serta Chairman & CEO Dassault Aviation S.A. Éric Trappier bersama CEO Dassault Aviation Indonesia Jerome Puech.

Presiden dan rombongan disambut oleh Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Malang Mayjen TNI Mahbub Junaedi beserta jajaran.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru