Pasca Swasembada Pangan, BULOG Siapkan Strategi Besar Hadapi 2026

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakernas Selindo 2026 digelar pada 11–12 Januari 2026 di Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta (dok. rentak.id)

Rakernas Selindo 2026 digelar pada 11–12 Januari 2026 di Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta (dok. rentak.id)

JAKARTA — Perum BULOG mulai mematangkan langkah besar menghadapi penugasan pangan nasional pada 2026. Melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seluruh Indonesia bertema Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026, BULOG menyatukan seluruh jajaran pimpinan dari pusat hingga daerah untuk menyusun strategi penguatan ketahanan pangan nasional.

Rakernas Selindo 2026 digelar pada 11–12 Januari 2026 di Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta, dan dihadiri Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, jajaran Direksi, pimpinan divisi, pemimpin wilayah, pemimpin cabang, serta manajemen BULOG dari seluruh Indonesia.

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menegaskan Rakernas Selindo menjadi momentum penting konsolidasi nasional BULOG dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia pasca capaian swasembada pangan nasional 2025.

“Rakernas Selindo ini menjadi momentum konsolidasi nasional bagi BULOG untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia pasca capaian swasembada pangan nasional 2025. Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, hingga para petani di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran internal BULOG serta mitra strategis yang telah berkontribusi aktif menjaga ketahanan pangan nasional.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan BULOG dari pusat hingga daerah, serta para mitra strategis yang telah bekerja bersama menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional. BULOG tidak bekerja sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem kolaboratif yang kuat,” tegasnya.

Rakernas Selindo 2026 secara khusus membahas target pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2026 dengan sasaran penyerapan beras sebesar 4 juta ton, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar 3 juta ton. Selain itu, BULOG menargetkan penyerapan jagung sebesar 1 juta ton, kedelai 70 ribu ton, serta penyaluran minyak goreng sebanyak 720 ribu kiloliter bersama ID FOOD dan Agrinas Palma untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau.

Di sisi penyaluran, BULOG merumuskan strategi distribusi beras SPHP sebesar 1,5 juta ton yang akan dilaksanakan berkelanjutan sepanjang 2026. Selain itu, ditetapkan target penyaluran SPHP jagung sebesar 500 ribu ton, bantuan pangan selama empat bulan, penjualan beras premium dan medium ke pasar umum sebesar 2,5 juta ton, serta rencana ekspor beras premium hingga 1 juta ton dengan tetap menjaga kecukupan stok nasional.

Untuk menjaga kualitas dan tata kelola pengadaan, BULOG menerapkan kebijakan penyerapan gabah dengan prinsip any quality disertai persyaratan usia panen optimal guna menjaga mutu beras. Harga Pembelian Gabah tetap dipedomani sebesar Rp6.500 per kilogram Gabah Kering Panen serta diperkuat dengan transformasi sistem pembayaran hasil panen petani secara digital melalui sinergi dengan perbankan Himbara.

“BULOG akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Penyuluh Pertanian Lapangan. Melalui Rakernas Selindo 2026 ini, BULOG berkomitmen menjaga kesinambungan swasembada pangan dan memastikan kemandirian pangan nasional berjalan secara berkelanjutan sepanjang 2026,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB