Menaker Yassierli Luncurkan Program Magang Nasional 2025, Target 100 Ribu Peserta Hingga Akhir Tahun

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat paparkan program magang. (foto: lazir, rentak.id)

Menaker Yassierli saat paparkan program magang. (foto: lazir, rentak.id)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli secara resmi meluncurkan Program Magang Nasional 2025 sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperkuat ekosistem pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Peluncuran ini disampaikan melalui konferensi pers di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Senin (13/10/2025).

Dalam sambutannya, Menaker Yassierli mengatakan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo untuk memperluas kesempatan kerja bagi para lulusan baru.

“Program Magang Nasional ini adalah atas arahan langsung dari Bapak Presiden. Ternyata mendapatkan antusiasme luar biasa, baik dari para fresh graduate maupun perusahaan,” ujar Yassierli.

Hingga Senin pagi pukul 08.00 WIB, tercatat 1.147 perusahaan telah bergabung dengan total 15.422 lowongan magang, dan 175.443 lulusan baru telah terdaftar di aplikasi Maganghub. Dari jumlah tersebut, 107.983 peserta sudah melamar dengan total 257.715 lamaran, mengingat setiap peserta bisa mengajukan hingga tiga posisi magang.

“Data yang masuk menunjukkan minat yang sangat tinggi. Seleksi nantinya tidak dilakukan oleh Kementerian, tetapi langsung oleh perusahaan berdasarkan kebutuhan dan kriteria masing-masing,” jelas Menaker.

Menaker juga mengumumkan bahwa batch pertama Program Magang Nasional akan menampung 20.000 peserta, sementara batch selanjutnya akan menambah 80.000 peserta hingga akhir tahun 2025.

“Kami sudah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh kepala daerah agar mendorong lebih banyak perusahaan ikut berpartisipasi. Target kami adalah 100.000 peserta magang sampai akhir tahun ini,” katanya.

Tahapan program ini meliputi pendaftaran perusahaan dan usulan program pemagangan pada 1–14 Oktober 2025, dilanjutkan pendaftaran peserta hingga 15 Oktober. Seleksi dan pengumuman peserta akan dilakukan pada 16–18 Oktober, dan pelaksanaan magang dimulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.

Program Magang Nasional 2025 terbuka bagi lulusan perguruan tinggi (sarjana dan diploma) dari berbagai bidang. Sektor industri yang terlibat meliputi makanan dan minuman, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, manufaktur, pariwisata, transportasi, pertanian, hingga jasa publik.

“Kami ingin kesempatan magang ini terdistribusi merata di semua provinsi. Tidak hanya untuk sarjana, tapi juga lulusan diploma agar lebih banyak anak muda mendapatkan pengalaman kerja,” ujar Yassierli.

Selain memberikan pengalaman kerja, peserta magang juga akan diminta untuk mengisi aktivitas harian secara daring dan mendapat pendampingan dari mentor di perusahaan. Evaluasi akan dilakukan setiap bulan untuk menilai capaian soft skill dan kompetensi teknis peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Yassierli juga memperkenalkan aplikasi Karirhub, yang merupakan bagian dari platform SiapKerja Kementerian Ketenagakerjaan. Saat ini tersedia 197.553 lowongan kerja aktif, terpisah dari program magang.

“Karirhub bukan untuk magang, tapi lowongan kerja riil. Saat ini kami sedang mengkonsolidasikan data dengan job portal swasta agar tersedia lebih dari 1 juta lowongan kerja,” ungkapnya.

Aplikasi Karirhub dapat diakses melalui situs karirhub.kemnaker.go.id, terbuka bagi seluruh pencari kerja, termasuk lulusan SMA dan SMK.

Menaker menegaskan bahwa Kemnaker terus memperluas akses upskilling dan reskilling bagi angkatan kerja nasional. Sepanjang 2025, sudah ada 724.251 orang yang mengikuti pelatihan vokasi di berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia.

“Kami terus bekerja keras agar lebih banyak tenaga kerja Indonesia mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Dengan begitu, tingkat pengangguran terbuka bisa terus ditekan,” tutup Yassierli.

Program Magang Nasional 2025 ini diharapkan menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri masa depan.

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru