TK Kartika VIII-4 Bogor Dapat Revitalisasi APE, Anak Belajar Lebih Ceria

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala TK Kartika VIII-4, Elis Setiyani. (Foto. lazir - rentak.id)

Kepala TK Kartika VIII-4, Elis Setiyani. (Foto. lazir - rentak.id)

CILEUNGSI – TK Kartika VIII-4, Cileungsi, Kabupaten Bogor, menerima bantuan revitalisasi Alat Peraga Edukatif (APE) luar dari Dinas Pendidikan.

Bantuan ini mencakup 11 item permainan, seperti perosotan, ayunan untuk empat anak, ayunan ganda, jungkat-jungkit, trampolin, papan titian, gelantungan monyet, sepeda mini, dan ring basket.

Kepala TK Kartika VIII-4, Elis Setiyani, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran anak.

“Alhamdulillah kami mendapat 11 macam permainan APE luar. Dengan adanya bantuan ini, pembelajaran menjadi lebih semarak, lebih semangat, dan anak-anak lebih ceria,” ujarnya, Kamis, (18/8/2025).

Elis menjelaskan, revitalisasi APE ini bernilai sekitar Rp142 juta dengan masa pengerjaan 120 hari.

“Kalau bisa selesai lebih cepat, Insya Allah dalam sebulan akan kami selesaikan. Pengajuan revitalisasi ini sebenarnya sudah dilakukan sejak dua tahun lalu, setelah proses akreditasi,” katanya.

Menurut Elis, kondisi sekolah sebelum revitalisasi cukup memprihatinkan. “Dulu halaman TK ini seperti hutan belantara, banyak pohon pepaya dan singkong. Setelah diliput saat akreditasi, pihak terkait menilai sekolah perlu bantuan APE,” ungkapnya.

Ia berharap, bantuan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain.

“Harapan kami, anak belajar lebih asyik, lebih aman, dan penuh warna. Semoga bantuan ini juga bisa dirasakan TK-TK lain yang membutuhkan,” tutur Elis.

Bantuan ini juga melibatkan masyarakat sekitar, terutama orang tua murid.

“Pekerja yang mengerjakan proyek ini sebagian besar warga Kampung Babakan. Kami juga melibatkan orang tua murid yang ekonominya menengah ke bawah, agar bisa membantu perekonomian mereka,” jelasnya.

Elis menegaskan bahwa program ini bukan hanya mempercantik fasilitas sekolah, tetapi juga menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencerdaskan anak bangsa.

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Berita Terbaru