KOTA BOGOR – SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, menerima bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan dari Presiden RI yang akan menambah kapasitas belajar bagi ratusan siswa.
Bantuan ini merupakan hasil kunjungan Presiden pada 2 Mei 2025.
Kepala SD Negeri Cimahpar 5, Titin Sutini, mengatakan kunjungan Presiden menjadi titik awal perubahan besar bagi sekolahnya.
“Proyek ini hasil dari kunjungan Bapak Presiden pada tanggal 2 Mei 2025. Kami mendapatkan bantuan langsung dari beliau. Awalnya saya kira kunjungan itu terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi ternyata fokusnya pada sarana dan prasarana sekolah yang dinilai kurang memadai,” ujar Titin di Jalan Guru Muchtar RT 3 RW 4, Bogor Utara, Rabu (13/8/2025).
Sebelum bantuan turun, SDN Cimahpar 5 hanya memiliki lima ruang kelas. Melalui program ini, akan dibangun lima ruang kelas baru (RKB) lengkap dengan toilet, rehabilitasi ruang kepala sekolah, serta renovasi mushola.
“Yang tadinya kami hanya punya lima kelas, sekarang ditambah lima kelas lagi. Selain itu, toilet juga dibangun, ruang kepala sekolah direhab, dan mushola diperbaiki,” jelas Titin.
Selama pembangunan berlangsung, kegiatan belajar-mengajar sementara dipindahkan ke SD Negeri Cimahpar 1.
Pembangunan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025, namun pihak sekolah berupaya menyelesaikan pada 15 Desember 2025 agar ada waktu untuk pelaporan.
“Untuk anggaran, kami selalu terbuka dan melaporkannya ke Dinas Pendidikan. Semua progres kami pantau langsung agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.
Bantuan Presiden juga mencakup fasilitas TV digital pendidikan yang langsung dimanfaatkan guru dan siswa. Hasilnya, prestasi akademik siswa meningkat.
“Sejak ada TV pendidikan, anak-anak lebih semangat belajar. Bahkan siswa kami meraih juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS dan juara 5 bidang Matematika,” kata Titin.
Jumlah siswa SDN Cimahpar 5 kini bertambah menjadi 230 orang, dari sebelumnya 191. Lonjakan ini terjadi karena sekolah semakin diminati orang tua setelah fasilitas diperbaiki.
“Dulu kami sulit memenuhi kuota siswa, tapi sekarang orang tua dari Jakarta hingga Cirebon mendaftarkan anaknya ke sini,” ujarnya.
Pembangunan ini melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar, termasuk orang tua murid. Pihak sekolah juga memastikan keamanan anggaran dan material tetap terjaga dengan pengawasan ketat.
“Kami diarahkan oleh Dinas Pendidikan untuk selalu transparan, memantau progres, dan memastikan setiap dana yang dicairkan digunakan sesuai rencana,” pungkas Titin.
Dengan selesainya pembangunan, SDN Cimahpar 5 diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh siswa.
Penulis : lazir
Editor : ameri













