BSU 2025 Cair Rp600 Ribu, Kemnaker Ingatkan Waspada Link Palsu

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga. (foto. lazir-rentak.id)

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga. (foto. lazir-rentak.id)

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Salah satu tautan yang teridentifikasi sebagai upaya penipuan adalah: https://layanan-bsu2.kem-naker.com, yang diklaim bukan situs resmi pemerintah.

“Perlu kami tegaskan, informasi resmi terkait BSU hanya melalui situs bsu.kemnaker.go.id. Selain dari itu, bisa dipastikan palsu dan berpotensi penipuan,” kata Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, di Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Sunardi menjelaskan, situs palsu tersebut dibuat oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi masyarakat melalui metode phishing. Ia mengimbau masyarakat yang terlanjur mengisi data pada tautan palsu agar segera melapor ke pihak berwajib karena perbuatan tersebut tergolong pidana.

“Jangan pernah memberikan data pribadi kepada situs atau pihak yang tidak resmi. Selalu cek kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah,” tegasnya.

BSU 2025: Rp600.000 Disalurkan Sekali Cair
Lebih lanjut, Sunardi mengungkapkan bahwa pemerintah kembali menyalurkan BSU tahun 2025 bagi pekerja dan buruh dengan gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan. Bantuan diberikan sebesar Rp300.000 per bulan untuk dua bulan, yakni Juni dan Juli, sehingga total yang diterima adalah Rp600.000.

“Dana bantuan disalurkan sekaligus dalam satu kali pencairan ke rekening masing-masing penerima,” katanya.

Penyaluran BSU dilakukan setelah proses verifikasi dan validasi data calon penerima oleh BPJS Ketenagakerjaan, lalu diverifikasi ulang oleh Kemnaker. Jika dinyatakan valid, bantuan disalurkan melalui bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA)—yakni BRI, BNI, Mandiri, BTN—serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Alternatif penyaluran juga dilakukan melalui Kantor Pos bagi penerima yang tidak memiliki rekening aktif.

“BSU ini tanpa potongan sepeser pun. Pastikan tidak ada pihak yang meminta imbalan atau biaya apapun,” kata Sunardi.

Kemnaker berharap BSU 2025 dapat membantu meringankan beban para pekerja serta menjaga daya beli masyarakat, sembari memastikan program tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer
Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing
3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029
Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global
Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah
Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing

Senin, 4 Mei 2026 - 07:24 WIB

3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global

Berita Terbaru