Kirim 55 Perawat Muda ke Austria, Universitas Binawan Jadi Model Penyiapan PMI Profesional

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MenP2MI Abdul Kadir Karding lepas 55 PMI ke Austria (ilistrasi dibikin oleh ai-rentak.id)

Ilustrasi MenP2MI Abdul Kadir Karding lepas 55 PMI ke Austria (ilistrasi dibikin oleh ai-rentak.id)

JAKARTA – Sebanyak 55 mahasiswa Universitas Binawan resmi dilepas untuk mengikuti pelatihan dan bekerja sebagai perawat di Austria. Pelepasan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, yang menyebut program ini sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam penguatan sumber daya manusia Indonesia.

“Model yang dilakukan oleh Binawan ini menurut saya luar biasa. Ini harus menjadi virus positif yang menular ke lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Karding dalam sambutannya di Universitas Binawan, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Menteri Karding menekankan pentingnya membekali pekerja migran dengan keterampilan memadai agar mereka dapat bersaing secara global. Ia menilai Universitas Binawan telah menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan bisa berperan aktif menyiapkan tenaga kerja profesional untuk pasar internasional.

“Saya titip kepada adik-adik ini bahwa berangkat ke luar negeri itu jangan hanya dianggap sebagai kesempatan kerja, tapi juga sebagai peluang belajar. Di sana kalian akan menemukan pengetahuan baru, keterampilan baru, bahkan mungkin cara pandang baru,” tuturnya.

Menurut Karding, pengalaman kerja internasional seperti di Austria tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga membentuk karakter dan kompetensi global bagi para tenaga kerja Indonesia. Ia berharap para mahasiswa ini kelak kembali sebagai profesional dengan keahlian tinggi di bidang keperawatan.

“Yang terpenting adalah kita sedang berinvestasi pada kualitas SDM. Saya yakin, ketika mereka pulang nanti, mereka akan jadi orang-orang yang ilmunya jauh lebih bagus dan siap berkontribusi untuk bangsa,” tambahnya.

Di sisi lain, CEO Binawan Group, Said Saleh, mengungkapkan bahwa proses pengiriman tenaga kerja ke Austria masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait rendahnya kesadaran negara-negara penerima bahwa Indonesia memiliki tenaga kerja berkualifikasi.

“Tantangan utamanya adalah awareness. Banyak negara belum tahu bahwa Indonesia punya SDM yang layak, bisa dilatih bahasanya dengan cepat, dan siap kerja. Tapi dengan dukungan KemenP2MI dan Kemlu, kita terus mendorong promosi agar Indonesia dipilih sebagai sumber tenaga kerja profesional,” jelas Said.

Ia berharap, ke depan penempatan pekerja migran disertai sosialisasi yang lebih masif. “Masih banyak yang tidak tahu bahwa Indonesia itu punya tenaga kerja siap pakai. Kita harus gencar menyampaikan bahwa pekerja migran kita layak dan sangat kompeten,” tegasnya.

Program pengiriman mahasiswa ini merupakan bagian dari kerja sama internasional Universitas Binawan, yang selama ini dikenal aktif membina dan melatih tenaga kesehatan untuk kebutuhan global. Austria sendiri saat ini tengah mengalami kekurangan tenaga perawat, sehingga menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk mengisi kekosongan tersebut dengan SDM unggul. ***

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru