Bulog Diminta Serap 3 Juta Ton Gabah, Harga Pembelian Pemerintah Ditentukan Rp6.500 per Kg

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono. (lazir)

Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono. (lazir)

JAKARTA – Direktur Utama Perum BULOG, Wahyu Suparyono, menyampaikan hasil keputusan Rapat Terbatas (Ratas) terkait pangan yang digelar hari ini. Dalam rapat tersebut, Bulog diberikan tugas penting untuk memastikan stabilitas pangan nasional.

“Teman-teman sekalian, alhamdulillah, hari ini telah digelar Rapat Terbatas Pangan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Pangan. Rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Pertanian dan Wakil Menteri BUMN. Salah satu keputusan pentingnya adalah Bulog diminta menyerap 3 juta ton gabah kering panen (GKP). Saya ulangi, Bulog diminta menyerap 3 juta ton GKP tahun ini,” ungkap Wahyu dalam keterangan persnya, Rabu (22/1/2025).

Selain itu, pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram. “Keputusan kedua adalah penetapan HPP untuk GKP di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram. Untuk beras, harga pembelian Bulog (HBP) ditetapkan sebesar Rp12.000 per kilogram,” jelas Wahyu.

Wahyu juga menyinggung usulan penyesuaian harga yang saat ini sedang diproses. “Kami memang mengusulkan penyesuaian HBP untuk beras pada kisaran Rp12.000 hingga sedikit di atasnya. Namun, keputusan final akan disampaikan oleh Presiden setelah Ratas berikutnya. Jadi, saya tegaskan, itu belum menjadi keputusan saat ini,” tambahnya.

Terkait persediaan beras nasional, Wahyu menyebutkan bahwa Bulog saat ini mengelola stok sebesar 2 juta ton, yang terdiri dari 1,8 juta ton beras cadangan pemerintah (PSO) dan 200 ribu ton beras komersial.

“Dengan kapasitas yang ada, kami akan mengoptimalkan penyerapan dan distribusi sesuai arahan pemerintah. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tutup Wahyu.

Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kesejahteraan petani, sekaligus menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat. ***

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB