Wisata Tak Lagi Sekadar Foto, Kemenpar Garap Paket Healing dan Kuliner di Yogyakarta

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat wisata di Yogyakarta (foto. kemenpar)

Tempat wisata di Yogyakarta (foto. kemenpar)

JAKARTA – Tren wisata kini mulai bergeser. Wisatawan tak lagi sekadar mencari tempat menarik untuk berfoto, tetapi juga pengalaman yang menawarkan ketenangan, kekayaan kuliner, dan cerita sejarah. Melihat peluang tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong pengembangan wisata berbasis mindfulness, gastronomi, dan heritage di Yogyakarta serta kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan familiarization trip (famtrip) bertajuk Harmoni Raga, Rasa, dan Tradisi pada 16–20 Oktober 2026. Sebanyak 10 perwakilan operator tur, agen perjalanan, dan asosiasi pariwisata diajak menjelajahi berbagai pengalaman wisata yang berpotensi dikemas menjadi produk perjalanan komersial.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan, kegiatan tersebut merespons perubahan perilaku wisatawan, khususnya kalangan menengah atas dari Jabodetabek yang mulai mencari liburan lebih bermakna.

“Wisatawan kini tidak lagi sekadar mencari destinasi untuk berfoto, melainkan pengalaman mendalam yang memberikan ketenangan jiwa dan narasi sejarah yang kuat,” kata Made dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu  (31/10/2026).

Menurutnya, liburan semakin dipandang sebagai bagian dari perawatan diri (self-care), pemulihan mental, sekaligus kesempatan menikmati pengalaman baru di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

Famtrip ini juga dirancang sebagai ajang pertemuan bisnis (business-to-business/B2B) antara agen perjalanan dan pengelola atraksi wisata lokal. Kemenpar menargetkan lahirnya paket wisata baru, baik open trip maupun perjalanan kelompok privat.

“Target utama kami adalah terciptanya kesepakatan paket tur komersial baru yang siap dipasarkan, sehingga mampu meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan di Yogyakarta dan Borobudur,” ujarnya.

Selama lima hari empat malam, peserta menjajal beragam pengalaman, mulai dari wisata kuliner ayam ingkung di Kampung Santan, Bantul, hingga Senja Gastronomy Walking Tour yang menyusuri kawasan Tugu dan Pecinan Yogyakarta.

Peserta juga mengikuti perjalanan sejarah Tiga Wajah Mataram bersama Remen Jawi, meracik teh personal di Sadahurip, menjelajahi Kampung Wisata Purbayan, serta menikmati kuliner etnik di Dapur Alit Jogja.

Pengalaman ditutup dengan meditasi berkesadaran bersama Selaras Jiwo Journey yang memadukan relaksasi dan cerita budaya.

Made menilai wisata jalan kaki (walking tour) menjadi salah satu produk potensial karena menawarkan pengalaman lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

“Melalui jalan kaki, wisatawan tidak hanya melintasi ruang kota, tetapi dapat berinteraksi langsung dengan warga lokal, menghirup suasana kampung, serta meresapi cerita sejarah dan kuliner secara autentik,” katanya.

Kemenpar berharap famtrip tersebut mendorong peserta menyusun dan memasarkan sedikitnya dua paket wisata tematik baru. Langkah ini sekaligus diharapkan memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung target 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara pada 2026.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Jelajahi Flores Sejauh 70 Km, Camino de Flores Satukan Ziarah, Alam, dan Budaya
TransNusa Buka Rute Langsung Melbourne–Bali, Wisatawan Australia Tembus 1,2 Juta
Pariwisata Indonesia Makin Bergairah, Serap 25,91 Juta Tenaga Kerja dan Raup Devisa Rp305 Triliun
MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Bukan Sekadar Ritual, Tawur Agung di Batur Jadi Cermin Pariwisata Budaya Bali
143 Peserta JWB 2026 Sambangi Berastagi, Potensi Wisata Karo Jadi Sorotan
JWB ke-4 Buka Peluang Bisnis Wisata Medan dan Karo, Owner Widy Holidays: Dampaknya Sangat Bagus
WIG 2026 di Yogyakarta: Kuliner Nusantara Didorong Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Wisata Tak Lagi Sekadar Foto, Kemenpar Garap Paket Healing dan Kuliner di Yogyakarta

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Jelajahi Flores Sejauh 70 Km, Camino de Flores Satukan Ziarah, Alam, dan Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:57 WIB

TransNusa Buka Rute Langsung Melbourne–Bali, Wisatawan Australia Tembus 1,2 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Pariwisata Indonesia Makin Bergairah, Serap 25,91 Juta Tenaga Kerja dan Raup Devisa Rp305 Triliun

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:54 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun

Berita Terbaru