TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Terkaman Buaya di Kumai

- Penulis

Minggu, 11 Februari 2024 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Patroli tolong warga dari terkaman buaya

TNI AL Patroli tolong warga dari terkaman buaya

RENTAK.ID – Komitmen TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk segera merespon cepat informasi yang diterima ditunjukkan oleh prajurit Pos TNI AL (Posal) Kumai yang bersinergi dengan Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban terkaman buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumai, Kec. Kumai, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (10/2/2024).

Dalam pelaksanaan pencarian dan evakuasi korban, tim SAR gabungan terdiri dari prajurit Posal Kumai, Polsek Kumai, Polairud Kumai, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau dikenal Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat sekitar.

Kronologi kejadian berawal ketika Komandan Posal Kumai Lettu Laut (P) Eriek Sugianto mendapat informasi dari warga setempat bahwa ada anak berusia 10 tahun diterkam buaya di Daerah Aliran Sungai Kumai, Kabupaten Kumai. Mendengar informasi tersebut, Danposal langsung mengerahkan personelnya untuk membantu mencari dan mengevakuasi korban terkaman buaya tersebut.

Menurut keterangan dari warga, sekitar pukul 09.30 WIB, korban bersama adik dan orang tuanya telah selesai memancing di dekat Dermaga H. Salman.

Pada pukul 10.00 WIB korban mencuci tangan dan diketahui sebelumnya buaya telah muncul di permukaan, akan tetapi keluarga mengira pohon mati.

Selanjutnya pada pukul 10.05 WIB tak disangka korban diterkam oleh buaya lalu ditarik ke hulu sungai sejauh 10 meter. Kemudian buaya membawa korban hingga masuk ke dalam air.

Warga yang saat itu berada di sekitar dermaga berteriak meminta pertolongan dan langsung menghubungi Posal Kumai. Tak berselang lama prajurit Posal Kumai bersama tim SAR gabungan tiba di lokasi dan melaksanakan patroli untuk mencari korban.

Setelah dilaksanakan patroli pencarian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan badan masih utuh. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dan membawa korban ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima serta bersinergi dengan instansi terkait guna kelancaran dalam pelaksanaan tugas, dalam hal ini membantu evakuasi korban terkaman buaya di wilayah perairan Indonesia.

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru