Tingkatkan Produktivitas, Kemnaker dan DMI Sepakati Sinergi Program Ketenagakerjaan Berbasis Masjid

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) menandatangani nota kesepahaman untuk mengintegrasikan program ketenagakerjaan berbasis masjid.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Sekjen DMI, Rahmat Hidayat, dalam Rapat Kerja Nasional DMI bertema “Sinergi Umat dan Masjid Mewujudkan Kemakmuran Bangsa” di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga pada peningkatan produktivitas dan kontribusi terhadap kemajuan bangsa.

“Kami berharap masjid-masjid besar dapat memiliki pusat pelatihan vokasi yang fokus pada keterampilan masa depan dan digitalisasi, sehingga masjid menjadi daya tarik bagi masyarakat,” ujar Yassierli.

Yassierli menambahkan bahwa masjid seharusnya tidak hanya membahas persoalan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi tempat pelatihan dan berbagi pengetahuan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, Sekjen DMI, Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa melalui kesepahaman ini, masjid diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia, yang saat ini masih di bawah rata-rata negara ASEAN.

“Kerja sama DMI dan Kemnaker ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga kerja, tidak hanya dalam aspek keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga dalam pengembangan keterampilan lunak (soft skill) dan integritas,” kata Rahmat.

Program ini sejalan dengan inisiatif DMI sebelumnya, seperti Program Rumah Wirausaha Masjid yang telah berjalan sejak Oktober 2024. Program tersebut bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berkelanjutan melalui pelatihan, akses pasar, dan dukungan permodalan. (***)

 

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Berita Terbaru